Berita Aceh Utara

Selama Ini Dimanfaatkan Petani, Begini Kondisi Bendungan Krueng Pase Peninggalan Belanda

Sebab, bila mercu bendungan tersebut jebol lagi seperti yang terjadi pada 2008 lalu, sekitar 11.000 areal sawah tujuh kecamatan di Aceh Utara satu

Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Bendungan irigasi Krueng Pase peninggalan Belanda di Desa Leubok Tuwe, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara semakin kritis. 

Sebab, bila mercu bendungan tersebut jebol lagi seperti yang terjadi pada 2008 lalu, sekitar 11.000 areal sawah tujuh kecamatan di Aceh Utara satu kecamatan di Lhokseumawe tak bisa digarap lagi.

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Kondisi bendungan irigasi Krueng Pase peninggalan Belanda di Desa Leubok Tuwe, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara semakin kritis.

Hal ini menimbulkan keresahan bagi ribuan masyarakat di delapan kecamatan.

Sebab, bila mercu bendungan tersebut jebol lagi seperti yang terjadi pada 2008 lalu, sekitar 11.000 areal sawah tujuh kecamatan di Aceh Utara satu kecamatan di Lhokseumawe tak bisa digarap lagi.

Karena kondisi serupa pernah dialami warga di Lhokseumawe dan Aceh Utara ketika itu.

Delapan  kecamatan tersebut yaitu, Syamtalira Bayu, Samudera, Meurah Mulia, Tanah Luas, Nibong, Tanah Pasir, Syamtalira Aron, Matangkuli dan Blang Mangat Kota Lhokseumawe.

Mercu bendungan itu sudah rusak empat tahun yang lalu.

Forbes Bertemu Surya Paloh, Disiapkan Kenduri Besar Rekonsiliasi di Aceh

Namun, hingga kemarin belum diperbaiki.

“Ini yang menyebabkan warga semakin khawatir dengan kondisi kedua irigasi tersebut,” kata Ketua Forum Komunikasi Peduli Petani Pemakai Air (FKP3A) Irigasi Krueng Pase, Ismail Yusuf kepada Serambinews.com, Rabu (6/11/2019).

Warga berharap, supaya irigasi krueng peninggalan masa kolonial Belanda tersebut segera diperbaiki.

Dengan secara tanggap darurat.

“Kami juga berharap supaya bendungan irigasi di Pulo Blang segera dilanjutkan. sehingga bila irigasi yang berada di Leubok Tuwe jebol, sudah ada irigasi yang baru,” katanya. (*)

DPRK: Pembangunan RS Regional Jangan Sekadar Basa-basi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved