Berita Pidie

Terkait Penerimaan CPNS di Pidie, Dewan Minta Formasi PGSD Dapat Diterima

Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) juga kiranya menjadi peluang bagi pencari kerja di tahun ini.

Terkait Penerimaan CPNS di Pidie, Dewan Minta Formasi PGSD Dapat Diterima
For Serambinews.com
Abdullah Ali. S. Ag. M. Pd. Anggota DPRK Pidie komisi V dari partai Nasdem. 

Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) juga kiranya menjadi peluang bagi pencari kerja di tahun ini.

Laporan Nur Nihayati  | Pidie 

SERAMBINEWS.COM,SIGLI - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie meminta Pemerintah Kabupaten setempat dapat menerima sarjana PGSD.

Hal itu terkait penerimaan Calon pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dibuka tahun ini.

Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) juga kiranya menjadi peluang bagi pencari kerja di tahun ini.

"Kami minta kepada Pemerintah Kabupaten Pidie dalam penerimaan CPNS pada formasi sarjana PGSD supaya dapat di terima juga sarjana dari PGMI.

Karena silabus atau kurikulum PGSD dan  Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) itu hampir sama.

Jadi kami mohon untuk diberi kesempatan yg sama juga dalam penerimaan CPNS pada tahun ini," kata .
Abdullah Ali. S. Ag. M. Pd, Anggota DPRK Pidie komisi V dari partai Nasdem, Sabtu (9/11/2019).

Seleksi CPNS 2019 Resmi Dibuka Senin, Ini Alur dan Persyaratannya, BKN Ingatkan Ini

Masuk Tim Prowil Aceh, Ridha Umami Ingin Berkiprah di Timnas Indonesia

Cocok Dikirim ke Kerabat, Ini Kumpulan Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pidie dalam tahun 2019 memastikan akan menerima sebanyak 404 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Paling banyak adalah tenaga guru disusul tenaga kesehatan dan teknik akan ditempatkan di Pemkab Pidie.

Adapun formasi yang dibuka adalah  tenaga pendidikan untuk guru SD sebanyak 276 orang. Rinciannya untuk guru TK satu orang.

Guru Pelajaran Agama Islam 43 orang. Guru kelas 163 orang. Kmeudian untuk guru Pendidikan Jasmani /Olahraga Kesehatan sebanyak 69orang.

Selanjutnya untuk guru SMP diterima hanya 50 orang. Guru Bahasa Indonesia 9 orang, guru Bahasa Inggris 12 orang.

Guru IPA 5 orang, guru PPKN 2, guru Seni Budaya 7, guur IPS 2, guru Matematika 10 dan guru Penjaskes 3 orang.

Selanjutnya tenaga kesehatan 42 orang dan tenaga teknis 36 orang. (*) 

Penulis: Nur Nihayati
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved