Kamis, 7 Mei 2026

Berita Aceh Tamiang

Pembangunan Masjid Agung Aceh Tamiang Mandeg, Aktivis Gagas Pengumpulan Koin

Aksi penggalangan koin ini untuk mengurangi beban pemerintah daerah yang hingga kini tak mampu menyelesaikan pembangunan Masjid Agung Aceh Tamiang.

Tayang:
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Aktivis menggalang pengumpulan koin pembangunan Masjid Agung Aceh Tamiang yang mangkrak sejak 2008. Aksi yang dipusatkan di Simpang Kelana, Kota Kualasimpang ini akan berlanjut hingga Senin (11/11/2019) 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Wahana Lingkungan Independen (WaLii) menggagas pengumpulan koin untuk pembangunan Masjid Agung Aceh Tamiang. 

Aksi penggalangan dana ini dipusatkan di Simpang Kelana, Kota Kualasimpang sejak Jumat (8/11/2019) hingga Senin (11/11/2019).  

"Ini sudah memasuki hari kedua. Hari pertama kemarin kami mengumpulkan donasi lebih dari lima ratus ribu rupiah," kata Direktur Eksekutif WaLii, Muhammad Suhaji, Sabtu (9/1/2019). 

Dia menjelaskan, aksi penggalangan dana dalam bentuk koin ini sengaja dilakukan untuk mengurangi beban pemerintah daerah yang hingga kini tak mampu menyelesaikan pembangunan Masjid Agung. 

Di sisi lain, WaLii juga memahami kondisi ekonomi masyarakat yang pas-pasan, sehingga tidak memaksakan nilai sumbangan. 

"Akhirnya diambil jalan tengah. Kami rasa sumbangan dalam bentuk koin ini tidak memberatkan masyarakat," ujarnya.  

Suhaji sempat menyindir pemerintah daerah yang tidak sepenuhnya menjalankan misi menjadikan Aceh Tamiang sebagai kabupaten syariah.

Pemerintah daerah disebutnya telah mengorbankan fasilitas publik karena terlalu menganak-emaskan lembaga vertikal.  

"Yang kami dengar, alasan penundaan pembangunan karena defisit anggaran. Pertanyaannya, kenapa pembangunan di lembaga vertikal terus berlanjut. Kenapa yang dikorbankan justru fasilitas ibadah," ujarnya.

Ia menambahkan, donasi yang terkumpul nantinya akan diserahkan ke DPRK Aceh Tamiang untuk diteruskan ke Pemkab Aceh Tamiang.  

Proses pembangunan Masjid Agung Aceh Tamiang ini sudah dimulai di masa Bupati Abdul Latif pada 2008. Beberapa kendala menyebabkan pembanguna masjid di Kampung Tanahterban, Karangbaru ini tidak juga rampung. 

Tahun ini, Pemkab Aceh Tamiang sempat menyebut akan menyelesaikan pembangunan yang membutuhkan biaya Rp 40 miliar ini dalam tiga tahun ke depan. 

Di tahun pertama ini, anggaran yang diajukan sebesar Rp 2,3 miliar, tahun kedua Rp 10 miliar dan sisanya akan dirampungkan pada tahun ketiga.(*)

Lahan Pabrik PKS Krueng Luas Diduga Dialihkan Jadi Milik Pribadi, Formak Minta Polisi Usut Tuntas

Mudahkan Anak Aceh Belajar ke Timur Tengah, Pergub 28/2019 Sebaiknya Direvisi

Jalan Utama Gampong Buket Seleumak Aceh Timur Rusak Parah, Warga Minta Bupati Turun Tangan

Wow, Pejabat dan ASN Pemerintah Aceh dapat Tawaran Beasiswa Doktor

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved