Bea Siswa Pemerintah Aceh

Mudahkan Anak Aceh Belajar ke Timur Tengah, Pergub 28/2019 Sebaiknya Direvisi

Padahal sistem di Eropa dan Timur Tengah itu beda. Wajar jika yang ikut seleksi beasiswa tahfiz ke luar negeri hanya puluhan

Mudahkan Anak Aceh Belajar ke Timur Tengah, Pergub 28/2019 Sebaiknya Direvisi
SERAMBINEWS.COM/HENDRI
Anggota DPD RI, Fadhil Rahmi saat berkunjung ke Kantor Harian Serambi Indonesia di Banda Aceh, Selasa (15/10/2019). Kunjungan itu diterima Pemimpin Perusahaan Serambi Indonesia, Mohd Din, dan News Manager, Bukhari M Ali. 

Mudahkan Anak Aceh Belajar ke Timur Tengah, Pergub 28/2019 Sebaiknya Direvisi

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Aceh, HM Fadhil Rahmi, menyarankan kepada Pemerintah Aceh merevisi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Beasiswa.

Revisi itu diperlukan untuk memudahkan anak-anak Aceh mengikuti beasiswa tahfiz ke Timur Tengah.

Sementara syarat-syarat penerimaan beasiswa di dalam Pergub 28/2019 cenderung memberatkan dan terkesan diskriminatif, karena menyamaratakan sistem pendidikan luar negeri.

"Padahal sistem di Eropa dan Timur Tengah itu beda. Wajar jika yang ikut seleksi beasiswa tahfiz ke luar negeri hanya puluhan, Itupun rata-rata karena ada dispensasi/keringanan syarat,” kata Fadhil Rahmi kepada Serambinews.com, Sabtu (9/11/2019).

“Padahal peminat dan putra-putri Aceh yang memenuhi syarat lebih 500-an orang setiap tahun," ujar senator asal Aceh tersebut.

Selama ini, lanjut Fadhil Rahmi, alokasi dana beasiswa untuk bidang agama ke Timur Tengah tidak jelas. Jika pun ada, masih sangat minim. Sistem dan jenjang pendidikan juga tidak update.

Wow, Pejabat dan ASN Pemerintah Aceh dapat Tawaran Beasiswa Doktor

Jepang Melirik Aceh sebagai Tujuan Investasi, Dari Tuna Segar Hingga Beasiswa dan Training Kerja

Fadhil Rahmi: Prioritaskan Beasiswa Tahfiz untuk Alumni Dayah  

Sementara di sisi lain, Aceh adalah negeri syariat, sehingga sangat wajar dan mustahak sekali program-program mencetak hafidz digalakkan.

“Mau dibawa kemana nanggroe syariat kalau begini?" tanyanya.

Halaman
12
Penulis: Yocerizal
Editor: Yocerizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved