Breaking News:

Berita Aceh Barat

Warga Suak Nie Aceh Barat Temukan Kerangka Mayat Korban Tsunami, Diduga Wanita

Awalnya, kerangka manusia itu diketahui pemilik sawah di lokasi pembibitan padi pada Jumat (8/11/2019).

SERAMBINEWS.COM/SA’DUL BAHRI
Imam Masjid dibantu Anggota PMI dan warga saat mengafani kerangka mayat diduga korban tsunami di Desa Suak Nie, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Minggu (10/11/2019). 

Awalnya, kerangka manusia itu diketahui pemilik sawah di lokasi pembibitan padi pada Jumat (8/11/2019).

Warga Suak Nie Aceh Barat Temukan Kerangka Mayat Korban Tsunami, Diduga Wanita

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Warga Desa Suak Nie, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, menemukan satu kerangka mayat manusia di lokasi pembibitan padi di desa setempat.  

Awalnya, kerangka manusia itu diketahui pemilik sawah di lokasi pembibitan padi pada Jumat (8/11/2019). 

Namun, kerangka mayat yang diduga wanita korban tsunami 26 Desember 2004 itu baru dievakuasi, Minggu (10/11/2019).

Pasalnya, baru pada hari itu, aparat desa melaporkan kepada PMI dan pihak kepolisian aderah setempat. 

Oleh karena itu, evakuasi ini selain oleh warga setempat, juga melibatkan Anggota PMI, TNI dan Polri. 

BREAKING NEWS - L300 Kontra Truk Tronton di Aceh Timur, Dua Orang Meninggal Dunia

Gajah Liar Berkeliaran di Pintu Rime Gayo, Warga Ketakutan

Lhokseumawe Juara Umum Kejuaraan Karate Piala Bupati Aceh Tamiang 2019, Ini Peringkat Dua dan Tiga

Saat ditemukan, kerangka mayat masih terbungkus dalam kantong jenazah 

Sekdes Suak Nie, Allymuddin, ketika menjawab Serambinews.com di lokasi evakuasi, Minggu(10/11/2019), saat ditemukan kerangka itu masih terbungkus kantong jenazah.

Allymuddin menambahkan kerangka mayat ini diduga wanita karena memiliki BH. 

"Oleh karena itu, kita yakin itu wanita. Selain itu, juga menggunakan kaos oblong merah bergambar salah satu partai nasional," kata Allymuddin. 

Allymuddin menambahkan dalam kantong jenazah itu hanya tinggal tulang dan batok kepala saja, sedangkan bagian lainnya sudah menjadi tanah.

Warga dan imam masjid desa setempat kembali mengafani mayat tersebut. 

Kemudian menguburkan di pemakaman umum yang diantar menggunakan ambulans milik PMI Aceh Barat. (*)

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved