Suara Parlemen
TA Khalid: Kami Tukang Smash di Senayan
Dalam pertemuan tersebut, Plt Gubernur Nova Iriansyah membawa serta sejumlah kepala SKPA terkait
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Fikar W Eda I Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPR RI asal Aceh TA Khalid mengibaratkan wakil rakyat Aceh yang duduk di DPR dan DPD RI sebagai tukang smash dalam sebuah permainan bola voli.
Istilah "tukang smash" itu diutarakan Ketua Gerindra Aceh ini dalam pertemuan Forum Bersama (Forbes) anggota DPR dan DPD RI asal Aceh dengan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan jajaran Pemerintah Aceh di Jakarta, Senin (11/11/2019).
"Kalau diibartakan, kami di DPR dan DPD RI, dalam permainan voli, kami ini tukang smash. Seorang tukang smash harus mendapat umpan yang bagus dari tosser. Nah, bapak-bapak SKPA ini adalah tosser. Maka jadilah tosser yang baik sehingga kami mudah melakukan smash," tukas TA Khalid yang disambut tepuk tangan.
TA Khalid duduk di Komisi IV DPR RI, membidangi pertanian, perikanan, pertanian, perkebunan, kehutanan dan lingkungan hidup dan lain-lain
Dalam pertemuan tersebut, Plt Gubernur Nova Iriansyah membawa serta sejumlah kepala SKPA terkait.
• YARA Surati DPRA, Minta Gunakan Hak Interpelasi ke Plt Gubernur soal Rendahnya Realisasi APBA 2019
• Bupati Mursil Ungkap Menyusutnya RAPBK Aceh Tamiang 2020 Hingga Rp 227 Miliar Lebih
• Pelamar CPNS Abdya Belum Bisa Mendaftar, Kepala BKPSDM Cut Hasnah Nur Perkirakan Bisa Malam Ini
TA Khalid mengaku sangat terkejut atas keseriusan Plt Gubernur Aceh menyikapi pertemuan dengan Forbes.
"Terus terang saya kaget, pertemuan ini begitu lengkap. Sebab saat saya dan Bu Illiza mewakili Forbes bertemu Plt Gubernur sebelumnya, tidak saya bayangkan begini pertemuannya. Ini sangat mengejutkan dan serius," kata Ta Khalid memberi apresiasi.
Dalam kesempatan itu, Plt Gubernur Aceh dan Ketua DPRA H Dahlan Jamaluddin yang bertindak atas nama Pemerintahan Aceh, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Pembangunan dan Penguatan Otonomi Khusus, Keistimewaan Aceh, dan Sinergisitas Pemerintahan Aceh dengan Pemerintah RI, dengan Ketua Forum Bersama (Forbes) DPR RI dan DPD RI asal Aceh M Nasir Djamil.
Menurut Nova nota kesepahaman tersebut dimaksudkan untuk memastikan implementasi seluruh isi MoU Helsinki dan Undang Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) beserta aturan turunnya, berjalan sesuai dengan yang ditetapkan.
Tujuan berikutnya, mengawal perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan pembangunan Aceh.
Nova menambahkan dengan adanya MoU tersebut diharapkan dapat menggerakkan seluruh potensi pemangku kepentingan pembangunan Aceh, dan memperkuat relasi politik sinergitas antara Pemerintahan Aceh dengan Pemerintahan Republik Indonesia melalui Forbes
“Aceh Hebat hanya mungkin kita raih bila semua pihak bersinergi dan saling melengkapi,” ujar Nova Iriansyah. Pertemuan Pemerintah Aceh dengan Forbers DPR RI dan DPD RI Asal Aceh Periode 2019-2014 itu, antara lain, dihadiri Plt Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah, MT, Sekda Aceh dr Taqwallah, M. Kes, dan SKPA terkait, Ketua Forbes Aceh, M Nasir Djamil dan anggota DPR RI dan DPD RI asal Aceh, termasuk anggota DPR RI asal Aceh dari pemilihan provinsi lain, seperti Kadafi dari Lampung dan Husaini dari Sumatera Utara (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pertemuan-forbes-dpr-ri-asal-aceh-dengan-pemerintah-aceh.jpg)