Kamis, 11 Juni 2026

Luar Negeri

Misteri Hilangnya 90 Ton Emas Milik Saddam Husein Setelah Perang Irak, Benarkan Dirampas Amerika?

Namun setelah berakhirnya perang Irak dan jatuhnya Saddam Husein, pemerintah Irak tidak bisa mengatasi kekacauan yang ada.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Toutiao
Emas berton-ton milik Saddam Husein hilang. 

SERAMBINEWS.COM - Pada tahun 2003, Amerika Serikat melancarkan perang melawan Irak dengan alasan bahwa Irak menyembunyikan senjata pemusnah massal.

Perang Irak telah menyebabkan trauma luar biasa bagi penduduk setempat, awalnya mereka berpikir bahwa Amerika adalah penyelamat mereka.

Namun setelah berakhirnya perang Irak dan jatuhnya Saddam Husein, pemerintah Irak tidak bisa mengatasi kekacauan yang ada.

Faksi Irak dibentuk dan serang teroris terjadi.

Meskipun pertempuran utama selesai dalam waktu 20 hari, Irak telah berperang selama 8 tahun sejak Amerika mundur pada 2011.

Setelah mundurnya Amerika, organisasi ekstrimis ISIS lahir dan menjadi musuh publik hingga saat ini.

Di balik semua kekacauan itu, ada sedikit keganjilan besar di mana militer AS dituduh mencuri sejumlah besar kekayaan pribadi milik Saddam Husein dari kediaman dan istananya.

Termasuk sejumlah besar dollar AS dan batangan emas.

Setelah militer AS ditempatkan di Baghdad, ada 30 ton emas dan 2 juta dollar As tunai ditemukan lebih dari 20 istana dan persembunyian Saddam Husein.

Namun pada akhirnya, properti Saddam-lah yang dicari total 90 ton emas dan 50 milliar dollar AS hilang.

S
Hingga kini keberadaan emas milik Saddam Husein itu belum ditemukan.
  (Toutiao)

Saddam Husein diketahui memang memiliki harta berlimpah, orang Irak yang semula percaya Amerika adalah penyelamat mereka justru tidak mengembalikan harta itu kepadanya.

Sebaliknya harta bernilai fantastis itu hilang, dan tuduhan besar dialamatkan pada militer AS.

Namun berapa banyak harta yang dihasilkan Amerika dari Perang Irak belum terungkap.

Setelah perang Irak berakhir, Amerika Serikat berpikir bahwa cadangan minyak Irak yang kaya akan memungkinkan mereka untuk merevitalisasi ekonomi dengan cepat.

Tetapi Amerika Serikat melupakan satu hal. 

Setelah mereka secara pribadi menggulingkan Saddam Hussein, tidak seorang pun di Irak memiliki kemampuan untuk mengendalikan perselisihan antara suku dan faksi.

S
Dugaan paling kuat adalah emas itu dicuri oleh militer AS.
  (Toutiao)

Berakhirnya perang Irak justru membuat negara kaya itu menjadi negara berbahaya, serangan teroris merajalela dan semua kekayaan hilang entah kemana.

Setelah munculnya organisasi ekstrimis ISIS, situasi di Irak menjadi sangat buruk, sampai sekarang, Baghdad masih terpilih sebagai salah satu kota yang paling tidak cocok di dunia untuk tempat tinggal manusia.

Detik-detik Saddam Hussein Digantung, Pegang Alquran dan Ucapan Syahadat yang Terputus

Mantan Presiden Irak, Saddam Hussein sudah meninggal karena dieksekusi oleh pasukan Amerika Serikat.

Ia ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat pada 2003.

Operasi penangkapan Saddam Husein ini bersandi Red Dawn atau Fajar Merah.

Awalnya pasukan Amerika tidak dapat memasuki wilayah Baghdad.

Namun setelah menggempur dan menghujani tempat-tempat yang diduga menjadi persembunyian Saddam Hussein, akhirnya pasukan Amerika Serikat bisa memasuki ibu kota Irak itu.

Saddam Hussein
Saddam Hussein (Kolase)

Saddam Hussein yang berkuasa di Irak selama 23 tahun ditangkap di lubang sebelah peternakan di Tikrit.

Ia ditemukan dalam keadaan berantakan.

Lalu, ia diadili dan dinyatakan bersalah.

Pria yang dilahirkan di Tikrit ini dinyatakan bersalah melakukan kejahatan kemanusiaan terkait pembantaian 148 warga Siah di Dujail pada 1982.

Saddam Hussein dijatuhi hukuman gantung pada 2006.

Hukuman gantung ini disaksikan oleh khalayak.

Bahkan video eksekusinya masih ditemukan sampai saat ini.

Ketika itu, Saddam mengenkan kemeja putih berlapis jaket dan mantel hitam.

Raut wajahnya tampak tenang.

Melansir berbagai sumber, tangan Saddam Husein diborgol tetapi ia membawa Alquran.

Ia juga meminta salinan Alquran tersebut diberikan kepada temannya.

Eksekutor Saddam Husein mengatakan mantan pemimpin Irak ini tidak merasa takut.

Borgol Saddam dilepas, tangannya diikat ke belakang. Begitu juga nasib kakinya.

Ia lalu naik ke atas panggung eksekusi.

Kemudian, ia melakukan takbir dan meneriakkan slogan-slogan politik.

Tali tebal dilingkarkan ke lehernya.

Ketika itu Saddam Husein mulai mngucapkan syahadat.

Belum juga kalimat syahadat ia ucapkan selesai, pintu jebakan terbuka.

Dengan hentakan keras, tali menjerat leher Saddam.

Penuturan Agen CIA

Adalah John Nixen, agen CIA yang aktif pada 1998 sampai 2011.

Saddam Husein ditemukan pada sebuah lubang di sebelah peternakan di kota kelahirannya, Tikrit pada Desember 2003.

John Nixon yang sudah mempelajari Saddam Husein sejak bergabung dengan CIA ditunjuk menjadi orang yang mengidentifikasi Saddam.

Saddam Hussein
Saddam Hussein (Via Intisari)

Melansir dari BBC, agen CIA tersebut mengatakan itu memang benar pria itu adalah Saddam Husein.

Bahkan John Nixon tidak memiliki keraguan sedikit pun.

Selama menginterogasi Saddam Husein, John Nixon menemukan dua sisi pada diri mantan pemimpin Irak tersebut.

Nixon mengaku melihat sisi manusia Saddam.

"Ia adalah satu di antara individu paling berkarisma yang pernah saya temui. Ketika ia sedang ingin, ia bisa mengesankan, baik, lucu, dan santun," katanya.

Namun, ada juga sisi lain Saddam yakni sisi kelamnya.

Saddam bisa berubah menjadi orang yang kasar, arogan, serta menyeramkan ketika habis kesabaran.

Nixon juga menggambarkan sosok Saddam adalah orang yang paling banyak menaruh curiga yang pernah ia temui.

"My name is Saddam Hussein. I am the president of Iraq and I want to negotiate."

"Nama saya, Saddam Huseein. Saya adalah Presiden Irak dan saya mau bernegosiasi," ucap Saddam kala itu.

Pertanyaan yang menjadi topi utama Amerika adalah mengenai senjata pembunuh massal.

Ketika itu Saddam mengatakan Irak tidak memilikinya dan telah menghentikan program nuklir tersebut pada beberapa tahun sebelumnya.

Menurut Nixon, Saddam juga mengaku tidak berniat memulainya kembali.

Namun, hasil interogasi yang dilakukan oleh Nixon dicap gagal oleh Amerika. (*)

Pemkab Aceh Selatan dan Panglima Laot Dukung Zonasi Kawasan Konservasi Perairan

HRD Serahkan Dokumen Aspirasi Masyarakat Aceh ke Menteri PUPR

Cristiano Ronaldo: Pemenang Hadiah Nobel Orang Hebat, Sama Seperti Ballon dOr untuk Saya

BREAKING NEWS: Banjir Landa Pirak Timu Aceh Utara, Warga Angkut Barang Dalam Rumah ke Balai

Banjir di Langsa Mulai Surut, Sebagian Besar Pengungsi Masih Bertahan di Tenda Darurat

Artikel ini sudah tayang di Intisari Online dengan judul: Misteri Hilangnya 90 Ton Emas Milik Sadam Husein Setelah Berakhirnya Perang Irak, Benarkan Disembunyikan Ataukan Dirampas Amerika?

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved