Berita Lhokseumawe

Mulai Tahun 2020, Seluruh Perusahaan di Lhokseumawe Wajib Bayar Gaji Karyawannya Sesuai UMP

"Sesuai laporan warga kepada kami, untuk saat ini masih ada perusahaan yang membayar gaji karyawannya di bawah UMP. Sehingga pada tahun 2020 ini,

Mulai Tahun 2020, Seluruh Perusahaan di Lhokseumawe Wajib Bayar Gaji Karyawannya Sesuai UMP
For Serambinews.com
Ketua DPRK Lhokseumawe, Ismail A Manaf. 

"Sesuai laporan warga kepada kami, untuk saat ini masih ada perusahaan yang membayar gaji karyawannya di bawah UMP. Sehingga pada tahun 2020 ini, kita harapkan jangan sampai terulang lagi, tapi harus sesuai dengan UMP," harapnya.

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Pemerintah Provinsi Aceh telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2020 sebesar Rp 3.165.031.

Artinya, adanya kenaikan sebesar Rp 248.221 dari UMP tahun 2019.

Dimana jumlah UMP 2019 adalah Rp 2.916.810.

Untuk kota Lhokseumawe, sesuai pernyataan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu & Tenaga Kerja Kota Lhokseumawe, Amiruddin SH MH, kalau pihaknya tidak pernah menetapkan UMK.

Tapi selalu berpedoman ada UMP.

Ketua DPRK Lhokseumawe, Ismail A Manaf, Jumat (15/112/2019) menyatakan, sepakat kalau Kota Lhokseumawe tetap berpedoman pada UMP.

Warga Mencari Sisa Harta Benda di Puing Kebakaran

Sehingga pada tahun 2020, dirinya mengharapkan seluruh perusahaan yang ada di Kota Lhokseumawe, wajib membayar gaji karyawannya minimal sesuai UMP.

"Sesuai laporan warga kepada kami, untuk saat ini masih ada perusahaan yang membayar gaji karyawannya di bawah UMP. Sehingga pada tahun 2020 ini, kita harapkan jangan sampai terulang lagi, tapi harus sesuai dengan UMP," harapnya.

Guna memastikan setiap perusahaan di Lhokseumawe nantinya membayar gaji karyawannya sesuai UMP, maka diminta dinas terkait untuk terus memantau.

Begitu juga kepada karyawan yang nantinya mendapatkan gaji di bawah UMP, jangan ragu untuk melapor ke dinas terkait atau juga bisa ke pihaknya.

"Sehingga kami atau pun dinas terkait bisa menindaklanjuti," paparnya.

Intinya, dia mengharapkan agar pada tahun 2020, seluruh perusahaan di Lhokseumawe tidak boleh membayar gaji karyawannya di bawah UMP. (*)

Nelayan Pemakai Kompresor Tak Ditahan, Semua Peralatan Disita

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved