Breaking News:

Berita Aceh Timur

BMU Pusat dan Aceh Timur Akan Bangun Rumah Tak Layak Huni Milik Hanifah di Aceh Timur

Sesuai rencana nantinya, rumah yang dibantu untuk Hanifah yaitu berukuran 5x6 meter semi permanen dengan pagu anggaran Rp 30 juta

Penulis: Seni Hendri | Editor: Muhammad Hadi
Dok BMU Pusat
Sekjen BMU Pusat, Tgk Zainuddin MZ, didampingi Penasehat, Ketua, dan Wakil Ketua BMU Aceh Timur, Abi Ridwan, Tgk Andi, dan Tgk Saiful, serta Ketua LSM Acheh Future Razali Yusuf, dan Sekjen Front Santri Indonesia (FSI) Darmansyah, melakukan survey terakhir untuk kepastian pembangunan rumah Hanifah tersebut janda miskin di Gampong Meunasah Asan, Kecamatan Madat, Aceh Timur, Sabtu (16/11/2019). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Barisan Muda Ummat (BMU) Pusat, dan BMU Daerah Aceh Timur, berencana akan membangun rumah tak layak huni yang ditempati Hanifah (40) janda bersama seorang anak gadisnya, di Gampong Meunasah Asan, Kecamatan Madat, Aceh Timur.

Sekjen BMU Pusat, Tgk Zainuddin MZ, didampingi Penasehat, Ketua, Wakil Ketua BMU Aceh Timur, Abi Ridwan, Tgk Andi, dan Tgk Saiful, serta Ketua LSM Acheh Future Razali Yusuf, dan Sekjen Front Santri Indonesia (FSI) Darmansyah, Sabtu (16/11/2019) telah melakukan survey terakhir untuk kepastian pembangunan rumah Hanifah tersebut.

“Rumah Ibu Hanifah akan kita bangun setelah dana dari donator terkumpul. BMU akan menggalang dana dengan sistem gerakan donasi Rp 10 ribu. Kran donasi akan segera dibuka setelah mendapat persetujuan dari Imam Besar BMU Tgk HM Yusuf A Wahab atau Tu Sop,” ungkap Sekjen BMU Pusat, Tgk Zainuddin MZ kepada Serambinews.com, Sabtu.

Dewan Pidie Berang Pekerjaan Proyek Cot Glumpang Lambat Dikerjakan, Talut Jalan Ikut Disorot

Hasil survey tim BMU, jelas Tgk Zainuddin, rumah tak layak huni milik Hanifah layak dibantu karena kondisinya sangat memprihatinkan sesuai dengan kriteria rumah yang layak dibantu BMU.

Karena itu, hasil survey Sabtu tadi akan dilaporkan kepada Imam Besar BMU Tgk HM Yusuf A Wahab atau Tu Sop.

Sesuai rencana nantinya, rumah yang dibantu untuk Hanifah yaitu berukuran 5x6 meter semi permanen dengan pagu anggaran Rp 30 juta.

“Tujuan BMU pada intinya bukan masalah bangun rumah tapi membangun sebuah gerakan dakwah sosial untuk keperdulian sesama ummat, sebuah gerakan dari ummat kepada ummat,” kata Zainudin.

Untuk Aceh Timur, jelas Zainuddin, rumah Hanifah rumah kaum duafa ketujuh yang dibangun oleh BMU, setelah sebelumnya telah dibangun rumah Aisyah, Abi Jailani, Zulfikar, Abdul Azim, Abdurrahman dan Bahruddin.

BMU Serahkan Tiga Rumah Layak Huni Bagi Warga Miskin di Aceh Timur

Untuk kelancaran pembangunan rumah kaum duafa ini, Tgk Zainuddin, mengharapkan dukungan dan partisipasi para dermawan dengan mengirim bantuan donasinya ke rekening BRI, 3923 6001 5078 An.

Gerakan BMU Peduli, atau bisa menghubungi Bendarahara BMU Fitriadi Rusli dengan nomor kontak 0852 6290 6456.

Ketua DPD BMU Aceh Timur, Tgk Andi, mengatakan program gerakan peduli ummat ini juga sebagai upaya untuk membantu pemerintah, dan meringankan beban masyarakat kurang mampu.

Karena itu, diharapkan dukungan dan partisipasi semua pihak untuk kelancaran pembangunan rumah kaum duafa ini.

Atas nama keluarga dan masyarakat Gampong Meunasah Asan, Razali Yusuf, selaku Ketua LSM Acheh Future, mengucapkan terimakasih atas perhatian dan bantuan BMU yang akan membangun rumah kaum duafa Hanifah. (*)

Menteri Agama Fachrul Razi Tiba di Aceh, Ini Agendanya Selama Kunjungan Kerja di Aceh

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved