Breaking News:

5 Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Sumut, Perakit Bom Tewas Ditembak hingga Satu Polisi Terluka

Saat penangkapan terduga teroris di Hamparan Perak pada Sabtu siang itu, ada empat orang yang disergap.

Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Ilustrasi penangkapan terduga teroris.(KOMPAS/LUCKY PRANSISKA) 

SERAMBINEWS.COM - Polisi terus memburu jaringan teroris di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya.

Menurut Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto, dua dari tiga orang yang ditangkap di Dusun I, Jalan Desa Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang, adalah perakit bom bunuh diri di Mako Polrestabes Medan.

Saat penangkapan terduga teroris di Hamparan Perak pada Sabtu siang itu, ada empat orang yang disergap.

Tiga orang dilumpuhkan dan satu orang melarikan diri.

Berikut ini fakta lengkap penangkapan terduga teroris di Sumut:

1. Perakit bom tewas ditembak polisi

Agus menjelaskan, saat penangkapan terduga teroris di Hamparan Perak pada Sabtu siang, ada empat orang yang disergap.

Tiga orang dilumpuhkan dan satu orang melarikan diri.

Lalu, salah satu dari mereka ditembak di bagian dada dan paha, kemudian dua orang lainnya ditembak di bagian kaki.

Dua orang yang ditembak mati di Hamparan Perak itu adalah perakit bom bunuh diri di Mako Polrestabes Medan. Ketiga orang itu berinisial A, K dan P.

"Ya, yang dua meninggal itu, dia adalah yang merakit (bom). Perannya saling bantu membantu. Ini kan satu hari dua hari bisa menjadi pengantin. Artinya, waspadalah," kata Agus.

2. Sudah ada 18 terduga teroris yang diamankan

Menurut Agus, hingga hari ini, ada 18 orang yang diamankan di Sumut dan Aceh.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan 1 senjata api dan 2 senjata tajam serta beberapa rangkaian bom yang dibuang di Sicanang, Belawan, berikut juga bahan-bahan yang siap untuk dirakit.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved