Breaking News:

Kriminal

Istri Korban Lima Kali Tusukan Pisau Dapur oleh Suami Akhirnya Meninggal di RSUZA Banda Aceh

Informasi meninggalnya korban ini disampaikan tokoh masyarakat Nurussalam, Ismail kepada Serambinews.com, Selasa (19/11/2019) malam.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Mursal Ismail
Dok Polres Aceh Timur
Polisi melakukan identifikasi lokasi suami aniaya istrinya sendiri, di Dusun Krueng Musa, Gampong Matang Neuheun, Kecamatan Nurusaalam, Aceh Timur, Sabtu malam (16/11/2019) pukul 21.30 wib. 

Informasi meninggalnya korban ini disampaikan tokoh masyarakat Nurussalam, Ismail kepada Serambinews.com, Selasa (19/11/2019) malam.

Laporan Seni Hendri l Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, Suryani binti M Ali (36), akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Selasa (19/11/2019) sekitar pukul 17.00 WIB. 

Suryani ditusuk oleh suaminya berinisial KH (31) sebanyak lima kali menggunakan pisau dapur.

Insiden berdarah ini terjadi di rumah mereka Dusun Krueng Musa, Gampong Matang Neuheun, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, Sabtu (16/11/2019) pukul 21.30 WIB.

Informasi meninggalnya korban ini disampaikan tokoh masyarakat Nurussalam, Ismail kepada Serambinews.com, Selasa (19/11/2019) malam. 

“Saat ini jenazah dalam perjalanan dibawa pulang dari Banda Aceh ke Gampong Matang Neuheun, Kecamatan Nurusalam, Aceh Timur,” kata Ismail. 

Soal Pengunduran Diri Kepala BKPSDM Subulussalam, Begini Kata Sekda Taufit Hidayat

Aceh Raih Juara Umum Marching Band Piala Presiden RI

Liga-3 Regional Sumatera, Tahan Imbang Kuansing United, PSLS Lhokseumawe Buka Peluang Lolos

Satu Keluarga Disambar Petir di Sawah, Nurlela Meninggal di Tempat, Suami dan Dua Anaknya Selamat

Seperti diberitakan Serambinews.com, Senin (18/11/2019) malam, cek-cok antara KH (31) dengan Suryani yang berujung penusukan itu karena sang suami cemburu terhadap istrinya tersebut.  

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro SIK MH, melalui Kapolsek Nurussalam Iptu Abdullah SSos, mengatakan pertengkaran itu bermula ketika KH menuduh istrinya berselingkuh, tetapi korban tidak mengakuinya.

Karena tak terima tuduhan pelaku, kemudian korban meminta suaminya itu membuktikan tuduhannya.

"Mendengar jawaban korban dengan nada keras, pelaku merasa geram dan jengkel. 

Kemudian pelaku mengambil pisau dapur di atas kulkas dan langsung menusuk perut korban sebanyak lima kali," sebut Kapolsek.

Setelah penusukan ini, pelaku takut dan panik karena korban sudah terluka dan berlumuran darah.

Pelaku pun melarikan diri menggunakan mobil.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved