Berita Subulussalam

Lagi, Ada Dugaan Lima Proyek Fiktif di Kota Subulussalam, Anggarannya Mencapai Rp 895

Alhaddin juga memastikan proses penarikan dana yang diduga fiktif bukan dari DPUPR, tapi Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).

Lagi, Ada Dugaan Lima Proyek Fiktif di Kota Subulussalam, Anggarannya Mencapai Rp 895
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Alhaddin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Subulussalam. 

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Kasus dugaan proyek fiktif di Kota Subulussalam kembali mencuat dan anggarannya dikabarkan mencapai Rp 895 juta.

Hal ini terungkap atas penelusuran Serambinews.com, Senin (18/11/2019) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Subulussalam.

Kepala DPUPR Kota Subulussalam, Alhaddin yang dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya mengakui mendengar desas-desus dugaan proyek fiktif di dinas tersebut.

Tapi itu sebelum dia menjabat sebagai kepala di dinas tersebut.

“Kabar-kabar yang beredar begitu tapi itu sebelum saya menjabat,” kata Alhaddin.

Alhaddin mengaku masuk ke dinas tersebut September lalu.

Selain itu, Alhaddin juga memastikan proses penarikan dana yang diduga fiktif bukan dari DPUPR, tapi Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).

Sedangkan kasus lain yakni dugaan proyek yang nilainya miliaran Alhaddin mengaku telah memerintahkan anggotanya menelusuri ke BPKD dan menemukan lima paket pekerjaan yang dicurigai.

Bangkai Babi Masih Hanyut di Sungai Souraya Subulussalam, Anggota DPRK Minta Pemko Segera Bertindak

Wali Kota Subulussalam dan Keluarga Serahkan Pakaian Layak Pakai untuk Korban Kebakaran

Lima paket pekerjaan yang dananya mencapai Rp 895 juta itu adalah pembangunan jalan, yaitu.

Halaman
1234
Penulis: Khalidin
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved