Sawit
Berisiko Kerja Tinggi, Pekerja Pabrik dan Perkebunan Sawit Dibekali Ilmu Kesehatan dan Keselamatan
Pekerja juga agar terus meningkatkan pengetahuan tentang K3 ini, sehingga nantinya dapat memberikan hal yang positif bagi kesejahtraan pekerja dan par
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Pemkab Aceh Tamiang belum lama ini membekali pekerja pabrik dan perkebunan kelapa sawit tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Pelatihan ini melibatkan 90 peserta yang berasal dari pemerintah, LSM, perusahaan buyer CPO, perusahaan pabrik kelapa sawit (PKS), perusahaan kelapa sawit dan stokeholder terkait.
Wakil Bupati Aceh Tamiang HT Insyafuddin mengatakan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek yang sangat penting untuk menjamin terciptanya lingkungan kerja yang mendukung keselamatan dan kesehatan pekerja.
Dijelaskannya upaya-upaya mitigasi risiko seperti melalui kegiatan pelatihan K3 dan penyediaan alat pelindung diri diperlukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan atau cedera saat bekerja.
"Seperti kita ketahui di kebun kelapa sawit khususnya, para pekerja dihadapkan pada banyak risiko seperti tertimpa tandan buah, terkena serbuk buah, tertimpa pelepah, terkena duri dan lainnya," kata Insyafuddin, Jumat (22/11/2019).
Dalam situasi seperti itu, dia melihat masih terdapat beberpa hal yang perlu ditingkatkan oleh perusahaan kelapa sawit untuk melengkapi K3, seperti sistem manajemen K3, penyediaan alat pelindung diri (APD) oleh perusahaan, penggunaan alat pelindung diri oleh pekerja, jaminan keselamatan dan kesehatan bagi pekerja, dan upaya-upaya K3 lainnya.
• Kisah Nael Barghouthi, Warga Palestina Pemecah Rekor Tahanan Politik Terlama di Dunia
• MIICEMA ke-20, Pemerintah Aceh Jaring Masukan Perkuat Ekonomi Syariah
• Jelang Leg 2 Lawan Bhinneka FC, Galacticos Peusangan Raya Matangkan Persiapan
"Pekerja juga agar terus meningkatkan pengetahuan tentang K3 ini, sehingga nantinya dapat memberikan hal yang positif bagi kesejahtraan pekerja dan para peserta agar dapat terus maju dan memberikan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Aceh Tamiang," jelasnya.
Dalam pelatihan ini, Pemkab Aceh Tamiang didukung Earthworm Foundation. Sebelumnya kerja sama kedua belah pihak telah memberikan pelatihan mengenai Peraturan Perusahan (PP) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sawit-62.jpg)