Haba Mifa
Komitmen PT Mifa Bersaudara Akan Terus Bangun Aceh
Mifa Bersaudara menyampaikan komitmennya untuk terus berkontribusi membangun Aceh terutama di sektor perekonomian,..
SERAMBINEWS. COM, Banda Aceh – PT. Mifa Bersaudara menyampaikan komitmennya untuk terus berkontribusi membangun Aceh terutama di sektor perekonomian, hal ini disampaikan oleh Komisaris PT. Mifa Bersaudara, Slamet Haryadi dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang difasilitasi oleh Bank Indonesia(BI) Perwakilan Aceh. Selasa(19/11/2019).
Slamet Haryadi mengungkapkan bahwa sejak beroprasi dari tahun 2015 sampai dengan sekarang, PT. Mifa sudah menyerap tenaga kerja lokal sekitar 72 persen dan mampu menggerakkan PAD daerah.
“Kita sangat berkomitmen untuk berinvestasi di Aceh untuk menggerakkan ekonomi Aceh”. Terangnya
Direktur Utama PT Mifa Bersaudara, Ricky Nelson menambahkan bahwa selama ini perusahaan yang dinaunginya itu telah banyak berkontribusi bagi pembangunan daerah, terutama melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diberikan perusahaan untuk masyarakat.
Dirinya juga mengklarifiikasi terkait isue yang beredar tentang kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh PT. Mifa selama ini.
• Malaysia Menentang Amerika Serikat Atas Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat Palestina
“Tidak benar kita merusak lingkungan, sudah ada beberapa bekas lahan tambang yang sudah kita reklamasi dan reboisasi”. Tambahnya
Sementara itu Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh, Zainal Arifin menyampaikan bahwa selama ini pertumbuhan ekonomi Aceh sangat begantung pada APBA dan APBK Kabupaten/Kota di Aceh.
• 133 Keluarga Gaza Mati Syahid Dibunuh Pasukan Israel Sejak Tahun 2006
“Ekonomi Aceh cukup sulit berkembang jika hanya bertumpu pada APBA atau APBK.
Dirinya berpendapat sebuah daerah tidak maju tanpa hadirnya industri yang berkembang di daerah tersebut.
“Hadirnya industri baik itu pertambangan, pertanian adalah membuka akses lapangan kerja baru”. Ujarnya
Kemudian Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Wahyudi menyampaikan bahwa untuk komoditi ekspor tertinggi bersumber dari komoditi berupa batu bara Aceh yang dikeloka PT Mifa sebanyak 99 % sedangkan sisanya tidak dari komoditi lainnya.
• 52 Tahun Israel Merebut Tanah Palestina, Semakin Ramai di Tepi Barat, Menarik Diri dari Gaza
dengan tidak bergeraknya komoditi lainnyan menimbulkan keprihatinan terhadap kondisi perekonomian Aceh yang berada pada posisi terendah secara nasional, hal ini disebabkan tinnginya angka kemiskinan dan pengangguran di Aceh. Maka dengan adanya investasi dapat menekan angka kemiskinan dan pengangguran.
“Angka kemiskinan kita sangat memprihatinkan, tapi kita masih bias bangkit dengan dimulai adanya investasi”.
Paparnya
Kepala Dinas ESDM Aceh, Ir. Mahdinur, MM dalam paparannya mengungkapkan bahwa industri pertambangan Aceh tak semegah dulu sewaktu masih beroprasinya PT, Arun LNG dan Exxon Mobil di Aceh.
• Pochettino Langsung Diburu Klub Elit Eropa, Padahal Baru Dipecat Tottenham Hotspur
• Begini Suasana Latihan Perdana Jose Mourinho di Tottenham Hotspur
Dalam kesempatan tersebut dirinya mengajak seluruh lapisan masyarakat Aceh untuk sama-sama memberikan ruang bagi para investor untuk berinvestasi di Aceh.
“ Cerita industry Aceh hari ini berbeda dengan dulu, makanya kami sangat mengharapkan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat kepada investor untuk bisa berinvestasi di Aceh”. Tutupnya
Dalam diskusi yang berlangsung sekitar 3 jam itu juga dihadiri oleh perwakilan Biro Perekonomian Pemerintah Aceh, Perwakilan Imigrasi Aceh dan dari PT. Mifa Bersaudara juga hadir Azizon Nurza.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mifa-komit-bangun-aceh.jpg)