Breaking News:

Polwan Bripda NOS Terpapar Radikalisme, Diberhentikan Tidak dengan Hormat Hingga Diproses Pidana

NOS dinyatakan terbukti melanggar Pasal 14 Ayat 1 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri.

(Foto: Istimewa)
Bripda Nesti Ode Samili 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Polisi wanita (polwan) dari Polda Maluku Utara, Bripda Nesti Ode Samili (NOS; 23 tahun) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) dari Polri karena terpapar radikalisme dan terafiliasi jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Demikian disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono di bilangan Jakarta Selatan, Jumat (22/11/2019).

"Dipastikan bahwa NOS saat ini sudah bukan lagi sebagai anggota Polri dan keputusan PTDH sudah ditandatangani oleh Kapolda Maluku Utara," ujar Argo.

Argo mengatakan, sanksi etik itu dijatuhkan setelah NOS menjalani sidang etik Polri pada 21 Oktober 2019.

NOS dinyatakan terbukti melanggar Pasal 14 Ayat 1 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri.

Wacana Ujian Madrasah Pakai Hp, Penjual Mi Bingung Cari Duit Beli Android untuk Anak

Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina, Gajinya Per Bulan Mencapai Rp 3,2 M

Seribuan Pemancing Berebut Tiket Umrah, Pada Ajang Banda Aceh Fishing  

()

Brigjen Pol Gatot Subiyaktoro menggati pakaian dinas Briptu Dolly Sahat P dengan baju batik dalam upacara PTDH (BANGKA POS/DEDDY MARJAYA)

Dalam salah satu butir pasal tersebut diatur PTDH dapat dilakukan terhadap anggota Polri yang melanggar sumpah/janji anggota, sumpah/janji jabatan, peraturan disiplin dan/atau Kode Etik Profesi Polri.

Selain dipecat dari kesatuan, NOS juga diproses secara pidana oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

NOS telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia disangkakan melanggar Pasal 15 juncto Pasal 12a dan/atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, dengan ancaman 3 tahun dan maksimal 12 tahun.

Selain itu, NOS juga telah ditahan Densus 88 sejak 9 Oktober 2019.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved