Senin, 27 April 2026

Berita Aceh Singkil

Pengerukan Anak Laut Aceh Singkil Batal Dianggarkan, Nelayan Kesulitan Melaut

Dampak batalnya anggaran pengerukan Anak Laut masuk dalam APBK 2020, juga berefek tidak berfungsinya pelabuhan ikan.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
Proyek fasilitas Pelabuhan Ikan Anak Laut, Aceh Singkil, terancam tak berfungsi karena boat nelayan yang akan memanfaatkannya tidak bisa sandar akibat anggaran pengerukan batal dianggarkan, Rabu (27/11/2019). 

Sebab, nelayan di sana sama-sama merasakan dampak pendangkalan Anak Laut.

Dampak batalnya anggaran pengerukan Anak Laut masuk dalam APBK 2020, juga berefek tidak berfungsinya pelabuhan ikan.

Padahal, fasilitas pelabuhan ikan sudah dibangun pada tahun ini dengan dana Rp 9,2 miliar.

Pelabuhan ikan tidak fungsional.

Sebab boat nelayan yang menggunakan manfaatnya tidak bisa sandar.

Menyusul batalnya pengerukan Anak Laut.

SEA Games 2019 Filipina Kacau, Fasilitas Tak Memadahi, Makanan Halal Haram Tak Dipisahkan

Yan Junaidi, Kasubag Program Dinas Perikanan Aceh Singkil, membenarkan pengerukan Anak Laut, batal dianggarkan pada APBK 2020.

Menurut Yan, Dinas Perikanan sudah mengusulkan anggaran pengerukan Anak Laut, dengan mengurangi anggaran operasional dan rutinitas kantor.

Hal itu dilakukan mengingat pengerkan Anak Laut, sangat mendesak.

Sayangnya, dalam pembahasan APBK 2020 di Dewan, tidak mendapat persetujuan.

Grasi Presiden Jokowi kepada Terpidana Korupsi Annas Maamun yang Menuai Kritik hingga Dikecam

"Dinas Perikanan rela berhemat demi ploting anggaran pengerukan Anak Laut. Tapi tidak mendapat persetujuan. Nahasnya anggaran itu setelah dicoret dialihkan ke instansi lain," kata Yan.

Sebelumnya Badan Anggaran DPRK Aceh Singkil, saat rasionalisasi usulan belanja eksekutif 2020 mencoret anggaran pengerukan Anak Laut senilai Rp 1 miliar.

Hingga palu pengesahan APBK 2020, Selasa (26/11/2019) petang usulan anggaran pengerukan Anak Laut, tak muncul.

"Seharusnya dewan sebelum mencoret bertanya dulu sama nelayan," kata Mohd Dhin Keuchik Gosong Telaga Utara.

Nelayan berharap Pemkab Aceh Singkil, secepatnya mencari solusi.

"Jangan sampai nelayan kelaparan tidak bisa ke laut, karena Anak Laut dangkal. Kalau sudah urusan perut nanti bisa berdampak besar," tegas Mohd Dhin. (*)

Jalan Menuju SMK Singkil Utara Amblas, Di Satu Lokasi Setelah Amblas Pertama, Hanya Ditutup Tanah

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved