Senin, 20 April 2026

Berita Langsa

Jangan Lewatkan! Even Langsa Berkuda, Diramaikan 30 Rider Indonesia dan Malaysia

Peserta yang telah mendaftar di even Langsa Berkuda ada 30 orang (30 kuda). Peserta berasal dari Malaysia, Yogyakarta, Lampung, Pekanbaru, Palembang,

Penulis: Zubir | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Brosur even Langsa Berkuda. 

Peserta yang telah mendaftar di even Langsa Berkuda ada 30 orang (30 kuda). Peserta berasal dari Malaysia, Yogyakarta, Lampung, Pekanbaru, Palembang, Padang, Medan, Takengon, Benar Meriah, Langsa, dan Kuala Simpang.

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Sebanyak 30 rider Malaysia, lokal (Aceh), Sumatra, dan Jawa akan meramaikan Even Langsa Berkuda 2019.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari Sabtu - Minggu (30-31//11/2019) di Kota Langsa.

Even Langsa Berkuda yang dilaksanakan Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kota Langsa ini, merupakan pertama kali diadakan di Aceh dan Sumbagut.

Ketua panitia, Iptu Arief S Wibowo SIK, kepada Serambinews.com, Kamis (28/11/2019) mengatakan, peserta yang telah mendaftar di even Langsa Berkuda ada 30 orang (30 kuda).

Peserta berasal dari Malaysia, Yogyakarta, Lampung, Pekanbaru, Palembang, Padang, Medan, Takengon, Benar Meriah, Langsa, dan Kuala Simpang.

Dijelaskannya, even Langsa Berkuda ini dua kelas.

Tiga Sepmor Diduga Balapan Liar di Bireuen Diamankan, Ini Kawasan Pembalap Beraksi

Yakni Fun Endurance Ride (marathon berkuda) dan Panahan Berkuda (Horseback Archery).

Untuk hari pertama Sabtu (30/11/2019), dibuka dengan Fun Endurance Ride.

Start pukul 08.00 WIB di Hutan Kota.

Semua peserta diarahkan menuju ke Pendopo Wali Kota melintasi Jalan A Yani.

Di Pendopo para peserta akan disambut Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK MSc (Pelindung Pordasi Langsa), dan lainnya.

Selanjutnya, peserta akan bergeser ke Lapangan Kompi Ban (lapangan belakang).

Untuk dilakukan cek kesehatan kuda.

Sekaligus dibagikan hadiah doorprize.

Berupa peralatan berkuda kepada peserta.

Dilintasi Mobil Melebihi Kapasitas, Jalan Aspal Samping Kodim Aceh Jaya Rusak Parah

"Setelah cek kesehatan kuda selesai, peserta akan kembali lagi ke RTH Hutan Kota untuk mengistirahatkan kudanya," ujarnya.

Kemudian pada Minggu (31/11/2019), acara puncak Lomba Panahan Berkuda (Horseback Archery) yang dipusatkan di arena berkuda di RTH Hutan Kota.

Untuk lomba panahan berkuda ini ada dua kelas.

Yakni kelas internal (khusus peserta lokal).

Dengan hadiah uang pembinaan total total 5 juta plus piagam.

Kemudian untuk kelas open Panahan Berkuda, juga disediakan hadiah uang pembinaan total Rp 5 juta piagam, tropi, dan medali.

"Lomba panahan berkuda ini mempertandingkan ketepatan dalam memanah target dan kecepatan kuda," jelas Iptu Arief.

Mata-mata Legendaris Uni Soviet Meninggal, Pernah Ungkap Rencana Nazi Bunuh Para Pemimpin Sekutu

Ketua Pordasi Kota Langsa, Apriansyah Vrya ST, menyampaikan, even Panahan Berkuda (Langsa Berkuda) dalam rangka memeriahkan HUT ke-18 Kota Langsa ini baru pertama diadakan di Aceh dan Sumbagut.

Bahkan, even Panahan Berkuda ini di Indonesia baru 4 kali digelar di 4 kota.

Yakni di Pekanbaru (Provinsi Riau), Temboro (Jatim), Malang (Jateng), dan Padang.

 Menurut Apriansyah, di Even Panahan Berkuda ini sengaja dihadirkan jenis kuda-kuda yang berbeda.

Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Langsa dan sekitarnya.

Bahwa kuda di Indonesia ada banyak jenis kuda.

Seperti kuda keturunan arab, Australia, Jerman, dan kuda asli Padang.

Serta kuda asli Gayo yang sekarang sedang dibudidayakan.

Korban Tenggelam di Aceh Jaya Ditemukan Meninggal Dunia

Sementara itu, AKBP Andy Hermawan SIK MSc, selaku Pelindung Pordasi Langsa, menyampaikam, even Langsa Berkuda ini sekaligus untuk mendukung destinasi wisata di wilayah Kota Langsa.

"Intinya ada nilai jual olahraga dan pariwisata dalam even Langsa Berkuda ini, memberikan edukasi dan sekakigus memperkenalkan olahraga berkuda dan jenis kuda kepada masyarakat," ujarnya.

Kapolres Langsa berharap, suatu saat nanti even Panahan Berkuda ini diadakan secara nasional.

Jika memungkinan, Kota Langsa menjadi tuan rumah.

Karena selain situasi Kamtibmas dan dukungan masyarakat daerah ini cukup baik, ditambah lagi geografis daerah ini juga mendukung untuk dikembangkan peternakan kuda. (*)

Kata Illiza Saaduddin Djamal, Sejarah Aceh Mencatat Perempuan Mampu Pimpin Pemerintahan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved