Dana Otsus

MPR RI Janji Perjuangan Dana Otsus Aceh jadi Permanen

Syarifuddin mengatakan tujuan kunjungan kerjanya ke Aceh adalah untuk meminta masukan dari Pemerintah Aceh tentang rencana pemerintah pusat untuk mela

MPR RI Janji Perjuangan Dana Otsus Aceh jadi Permanen
SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah serahkan cendranata berupa logo Pemerintah Aceh kepada Wakil Ketua MPR RI, Syarifuddin Hasan, di ruang rapat Wagub Aceh, selasa (3/12/2019) 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wakil Ketua MPR RI Dr Syarifuddin Hasan MM MBA menyatakan pihaknya akan memperjuangan dana otonomi khusus (Otsus) yang diterima Pemerintah Aceh dari pusat yang hanya untuk masa 20 tahun (2008-2027) berdasarkan UU Nomor 11 tahun 2016 tentang Pemerintah Aceh agar penerimaannya dipermanenkan.

“Alasannya, dana itu sangat berperan dalam mengurangi jumlah penduduk miskin dan pengangguran di Aceh pascaperdamaian dan tsunami, ” kata Syarifuddin Hasan dalam pertemuan dengan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, di ruang rapat Wakil Gubernur Aceh, Selasa (3/12/2019).

Pertemuan Wakil Ketua MPR RI dengan Plt Gubernur Aceh itu, didampingi para Asisten, Setda Aceh, di antaranya Asisten II H T Ahmad Dadek.

Syarifuddin mengatakan tujuan kunjungan kerjanya ke Aceh adalah untuk meminta masukan dari Pemerintah Aceh tentang rencana pemerintah pusat untuk melakukan amandemen UUD 1945 dan penyusunan Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN).

Sementara itu, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengatakan, rencana amandemen atau perubahan UUD 1945 untuk memasukkan GBHN kembali di dalamnya, harus dilakukan terbatas.

Kelompok Tani di Aceh Barat Terima Tiga Unit Mesin Gilingan Padi

Anggota Komisi V DPR RI, H Irmawan, 2.000 Unit Rumah di Aceh akan Direhab

Dua Santriwati Bener Meriah Harumkan Nama Daerah Pada Ajang Lomba MQK Tingkat Provinsi Aceh

Maksudnya, hal yang sudah baik dan dirasakan manfaatnya bagi rakyat, terutama hak demokrasi, terus dilanjutkan dan dipertahankan, sedangkan yang belum sempurna, disempurnakan lagi.

Bagi Aceh, kata Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, perubahan atau amandemen UUD 1945 yang akan dilakukan MPR RI dan DPR RI, menjadikan UUD 1945 itu UUD yang terbaik, kemudian isi dari perubahannya itu memberikan rasa keadilan, kemakmuran, kesejahteraan, kebahagian yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kemudian menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan NKRI. “Ini sangat penting sekali, “ pungkas Nova Iriansyah.

Asisten II Setda Aceh H T Ahmad Dadek mengatakan, harapan masyarakat Aceh terhadap apa yang telah dijanjikan Wakil Ketua MPR RI, Syarifuddin Hasan akan memperjuangkan Dana Otsus itu jadi permanen bagi Aceh, sangat dinantikan hasilnya.

Sebab, ungkap Ahmad Dadek, untuk sementara ini, tanpa dana Otsus, daerah ini tidak akan bisa bangkit dari keterpurukannya.

Alasannya, APBA yang mencapai Rp 16-Rp 17 triliu per tahun, setengahnya ditopang dari dana Otsus Rp 8 triliun.

“Dan perlu ditetahui, angka kemiskinan Aceh bisa turun 8,18 persen dari 21,80 menjadi 15,32persen (2008-2019) dampak dari penerimaan dana Otsus sejak tahun 2008-2019 senilai Rp 65 triliun,” ujar Ahmad Dadek.(*)

Penulis: Herianto
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved