Ngaku Sebagai Nabi Terakhir, Paruru Daeng Tau Ubah Rukun Salat Hingga Ajarkan Aliran Sesat

Paruru Daeng Tau mengajak para pengikutnya untuk melaksanakan salat atau sembahyang cukup 2 kali dalam sehari dengan rukun salat yang telah diubah.

Ngaku Sebagai Nabi Terakhir, Paruru Daeng Tau Ubah Rukun Salat Hingga Ajarkan Aliran Sesat
Citizen Reporter/Humas Kemenag Sulsel
Paruru Daeng Tau mengaku nabi terakhir di Toraja 

SERAMBINEWS.COM - Seorang pria bernama Paruru Daeng Tau di Kabupaten Tana Toraja membuat resah warga. 

Pasalnya, Paruru Daeng Tau mengaku sebagai Nabi terakhir dan menyebarkan aliran sesat.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tana Toraja pun gerah dengan aliran sesat yang disebarkan Paruru Daeng Tau.

MUI Tana Toraja secara resmi melaporkan Pimpinan Lembaga Pelaksana Amanah Adat dan Pancasila (LPAAP) wilayah Tana Toraja Paruru Daeng Tau ke Polres Tana Toraja, Kamis (28/11/2019).

Pria yang mengaku pernah berprofesi sebagai tukang becak ini dilaporkan atas dugaan menyebarkan ajaran sesat di Dusun Mambura Lembang Buntu Datu Kecamatan Mengkendek Tana Toraja.

Melalui rilis tertulis Kemenag Sulsel, Paruru Daeng Tau yang berasal dari Kab. Gowa ini mengklaim dirinya sebagai Nabi atau Rasul yang terakhir.

Ledakan di Monas Lukai 2 Anggota TNI, Ini 5 Faktanya: Berasal dari Granat Asap hingga Wujud Granat

Lahirkan Bayi Cacat, Ibu Muda Ini Malah Dicerai Suami, Hidup Menderita di Rumah Petak 2x6 Meter

Detik-detik Ledakan di Monas, Saksi Sebut Ledakan Kencang: Saya Malah Takut

Paruru Daeng Tau mengajak para pengikutnya untuk melaksanakan salat atau sembahyang cukup 2 kali dalam sehari dengan rukun salat yang telah diubah.

Pun pengikutnya tidak diwajibkan mengeluarkan zakat.

Pengikutnya juga tak berpuasa pada bulan Ramadhan.

Juga tidak diwajibkan melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu.

Halaman
12
Editor: Amirullah
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved