Berita Pidie
Warga Miskin Penderita Asma di Pidie Terima Rumah Bantuan dari WPU Malaysia
Teuku Saiful menderita penyakit asma, sehingga tidak bisa bekerja berat. Penyakit yang didera Teuku Saiful, sejak tahun 2005. Oleh karena ituTeuku Sai
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
Teuku Saiful menderita penyakit asma, sehingga tidak bisa bekerja berat. Penyakit yang didera Teuku Saiful, sejak tahun 2005. Oleh karena ituTeuku Saiful tidak mampu membangun 'istananya' tersebut.
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Wanita Peduli Ummat (WPU) Aceh dan WPU Malaysia, bantu rumah untuk Teuku Saiful (42).
Warga miskin di Gampong Sagoe, Kecamatan Geulumpang Baro, Pidie.
Rumah bantuan tersebut, diserahkan Imam Besar Barisan Muda Ummat (BMU), Tgk HM Yusuf A Wahab atau Tu Sop, yang diterima Teuku Saiful.
Untuk diketahui, Teuku Saiful yang rutinitasnya sehari-hari bekerja sebagai pengrajin sangkar burung.
Sarang tersebut dijual Rp 50 ribu per unit.
Teuku Saiful bersama isterinya, Jamilah di gubuk ukuran 2x4 cm.
• Bayar Denda Tilang Kini Bisa di Mal Pasar Aceh
Bahkan, tidak ada penyekat untuk kamar tidur dan dapur.
Untuk atap rumah, Teuku Saiful, memasang seng bekas.
Teuku Saiful menderita penyakit asma.
Sehingga tidak bisa bekerja berat.
Penyakit yang didera Teuku Saiful, sejak tahun 2005.
Sehingga Teuku Saiful tidak mampu membangun 'istananya' tersebut.
" Rumah bantuan tersebut dengan kode BMU-WPU 034," kata Koordinator WPU Aceh, Hj Sabiqah, didampingi Koordinator WPU Malaysia, Ummi Maulida dan Nyak Jah, kepada Serambinews.com, Selasa (3/12/2019).
• Indra Sjafri Berharap Timnas U-22 Indonesia Cetak Banyak Gol ke Gawang Brunei Darussalam
Ia menjelaskan, dana untuk membangun rumah T Saiful hasil patungan wanita Aceh maupun Malaysia.
Melalui donasi BMU peduli yang dibuka pada tanggal 27 Juli hingga 02 Augustus 2019.
Dengan dana yang terkumpul Rp 37.027.500.
Dalam waktu tujuh hari, WPU Aceh berhasil mengumpulkan Rp 17.527.500 dari 120 donatur.
Sementara WPU Malaysia, berhasil mengumpulkan Rp 19.500.000.
" WPU Malaysia ada yang menyumbang dalam bentuk ringgit dan rupiah," sebut Sabiqah yang juga putri Ulama Kharismatik Aceh, Waled Marhaban Bakongan. (*)
• Sarmila, Guru Matematika, Penerima Beasiswa Berprestasi Dirjen Dikti, dengan Segudang Prestasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumah-bantuan-untuk-warga-pidie.jpg)