Jadi Saksi Untuk Romy, Mantan Menag Ungkap Asal Usul Uang di Ruang Kerjanya

Mantan Menag Lukman Hakim Saifuddin jelaskan asal usul uang sebesar Rp 180 juta dan 30.000 dollar AS yang disita penyidik KPK di ruang kerjanya

KOMPAS.com/Sabrina Asril
Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. 

SERAMBINEWS.COM - Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan asal usul uang sebesar Rp 180 juta dan 30.000 dollar Amerika Serikat (AS) yang disita penyidik KPK di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Hal itu dijelaskan Lukman saat menjawab pertanyaan jaksa KPK Wawan Yunarwanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (4/12/2019).

"Kita ada beberapa bukti yang kita sita dari saksi, meskipun tidak ada kaitan (dengan perkara) kami mau menanyakan karena kita ingin menentukan statusnya dalam perkara ini apakah disita atau dikembalikan sehingga saya perlu mengklarifikasi ke saksi. Bisa diterangkan?" ujar jaksa Wawan membuka pertanyaan.

Lukman menjelaskan uang itu bersumber dari tiga hal.

VIDEO VIRAL - Pengakuan Ibu Tega Seret Anaknya di Banda Aceh, Berawal dari Tanaman Cabe

Pertama, uang itu merupakan akumulasi honor resmi ketika ia sering diminta menjadi pembicara untuk memberikan pembinaan, pelatihan dan lainnya.

"Kedua, itu adalah sisa dari dana operasional menteri. Ketiga, sisa dari biaya perjalanan dinas saya baik dalam negeri dan luar," kata Lukman.

Sedangkan, lanjut Lukman, uang dollar AS itu berasal dari pihak atase Kedutaan Arab Saudi karena mereka puas dengan kinerja Kementerian Agama Indonesia menyelenggarakan ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Asia Pasifik.

"Dan itu (acara MTQ) sudah berkali-kali dan kemudian yang bersangkutan memberi ke saya semacam hadiah.

Saya katakan saya tidak berhak menerima ini tapi yang bersangkutan terus memaksa.

Saya mengatakan tidak bisa seorang penyelenggara negara menerima ini," tutur Lukman.

Ketika Wanita Yazidi Jumpa Anggota ISIS yang Perkosanya Dulu, Ashwaq:Kau Telah Menghancurkan Hidupku

Halaman
123
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved