Breaking News:

Terpidana Zina Dicambuk

Ini Kronologis dan Barang Bukti yang Disita, Saat 1 Wanita di Aceh Timur Berzina dengan 2 Pacarnya

Adapun barang bukti yang diamankan saat SAK melakukan jarimah zina dengan KHA di kamar rumahnya yaitu, kain sprei warna biru motif bunga, celana dalam

Penulis: Seni Hendri
Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ SENI HENDRI
Algojo melakukan eksekusi cambuk terhadap terpidana jarimah zina, di halaman Masjid Agung Darusshalihin Idi Rayeuk, Kamis (5/12/2019). 

Adapun barang bukti yang diamankan saat SAK melakukan jarimah zina dengan KHA di kamar rumahnya yaitu, kain sprei warna biru motif bunga, celana dalam warna merah motif bintang, bra warna hijau tosca, dan satu tilam spring bed. Barang bukti lainnya, hasil visum et repertum salaput dara SAK tidak utuh lagi karena terkena benda tumpul.

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI – Terungkap kronologis wanita SAK yang telah melakukan perbuatan zina dengan kedua pacarnya pada tahun 2017, dan 2018.

Untuk diketahui, Kamis (5/12/2019) kemarin, Kejari Aceh Timur, bersama dinas terkait telah melakukan eksekusi cambuk terhadap tiga terpidana.

Hukuman cambuk itu berdasarkan putusan Mahkamah Syahriah Idi.

Di mana ia terbukti bersalah, telah melakukan perbuatan jarimah zina (Ikhtilath).

Eksekusi dilakukan di halaman Masjid Agung Darusshalihin, Idi Rayeuk.

Ketiga terpidana yaitu dua laki-laki, dan seorang wanita.

Tabrak Pembatas Jalan, Mobil Box Kecelakaan Tunggal di Langsa Timur, Sopir dan Kernet Luka Parah

Kedua laki-laki yakni, KHA (23) dicambuk 105 kali, ISK (22) 100 kali, dan seorang wanitanya dicambuk 100 kali.

Ketiganya merupakan warga Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur.

Kajari Aceh Timur, Abun Hasbulloh Syambas SH MH, melalui Kasipidum, Muliana SH, kepada Serambinews.com, mengatakan, ketiga terpidana ini satu wanita melakukan perbuatan zina dengan kedua cowoknya pada tahun 2017 dan 2018.

“Kasus ini terungkap setelah kerabat si wanita melaporkan kepada petugas Wilayatul Hisbah (WH) bahwa SAK telah melakukan perbuatan zina. Dalam pemeriksaan WH, SAK mengakui bahwa ia telah melakukan perbuatan jarimah zina dengan kedua pacarnya, yaitu dengan KHA tahun 2017 dan dengan ISK tahun 2018,” ungkap Muliana SH kepada Serambinews.com.

Identitas Mayat yang Ditemukan Mengapung di Sungai Trumon Timur Terungkap

Terpidana jarimah zina diperiksa tim medis karena mengeluh kesakitan akibat dihukum cambuk, di halaman Masjid Agung Darusshalihin, Idi Rayeuk, Kamis (5/12/2019).
Terpidana jarimah zina diperiksa tim medis karena mengeluh kesakitan akibat dihukum cambuk, di halaman Masjid Agung Darusshalihin, Idi Rayeuk, Kamis (5/12/2019). (SERAMBINEWS.COM/ SENI HENDRI)

Berdasarkan kronologis, perbuatan zina yang dilakukan SAK dengan KHA tahun 2017 yaitu pada Jumat 27 Oktober 2017 sekitar pukul 15.00 WIB, KHA datang ke rumah SAK.

Setelah sebelumnya berkomunikasi via HP.

Kemudian, KHA datang ke rumah SAK menggunakan sepeda motor Honda Beat.

Setiba di rumah SAK, kemudian keduanya langsung bercumbu, berpelukan, dan bermesraan di dalam kamar SAK.

sehingga keduanya melakukan hubungan intim layaknya suami istri.

Setelah melakukan hubungan badan, KHA langsung ke luar rumah dan pergi.

“SAK telah mengakui melakukan perbuatan Jarimah zina (ikhtilath) dengan KHA, saat itu usianya baru 17 tahun. Perbuatannya melanggar Pasal 37 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum Jinayah,” jelas Muliana.

Adapun barang bukti yang diamankan saat SAK melakukan jarimah zina dengan KHA di kamar rumahnya yaitu, kain sprei warna biru motif bunga, celana dalam warna merah motif bintang, bra warna hijau tosca, dan satu tilam spring bed.

Barang bukti lainnya, hasil visum et repertum salaput dara SAK tidak utuh lagi karena terkena benda tumpul.

3 Tahun Menikah Tak Kunjung Punya Momongan, Pria ini Tega Bakar Istrinya hingga Tewas

Sedangkan dengan terpidana ISK, SAK berpacaran pada tahun 2018.

Yaitu berawal pada Minggu 11 November 2019, sekitar pukul 20.00 WIB, ISK datang ke rumah SAK di Kecamatan Rantau Selamat.

Setelah memberi salam dan masuk ke dalam rumah, ISK menghampiri SAK yang sedang nonton TV di ruang tamu.

Kemudian, ISK langsung mendekati SAK dan menariknya masuk ke dalam kamar.

Kemudian keduanya berciuman, berpelukan, dengan posisi berdiri.

Kemudian berbaring di atas kasur dan melakukan hubungan intim layaknya suami istri.

“Kedua terdakwa mengakui telah melakukan jarimah zina tanpa ikatan pernikahan yang sah. Sehingga keduanya melanggar Pasal 37 ayat (1) Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah,”jelas Muliana.

Adapun barang bukti yang diamankan saat SAK melakukan jarimah zina dengan ISK yaitu, satu potong baju daster warna merah motif bunga, celana dalam warnah putih, satu bra warna merah yang dipakai SAK saat melakukan zina dengan ISK, dan satu tilam spring bed. (*)

Perselingkuhan Bidan Singkil Istri Jaksa dengan Seorang Pemuda Setempat Terbongkar, Ini Hukumannya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved