Sosok Inspiratif

Kisah Badruddin Jadi Guru Honorer 20 Tahun, Digaji Rp 300 Ribu, Pilih Tetap Setia Mengajar Muridnya

Program SGI merupakan bentuk apresiasi ACT atas jasa para guru mendidik generasi bangsa demi kemajuan negara dan agama.

Kisah Badruddin Jadi Guru Honorer 20 Tahun, Digaji Rp 300 Ribu, Pilih Tetap Setia Mengajar Muridnya
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Badruddin (55) (pakai batik putih) berfoto bersama murid, guru dan Ketua Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Aceh Utara Muhadaruddin. 

SERAMBINEWS.COM, ACEH UTARA - Semangat Badruddin (55) mendidik murid-muridnya tak lekang waktu setelah 20 tahun mengabdikan diri sebagai guru honorer di SDN 13 Blang Talon, Kutamakmur, Aceh Utara.

Setiap hari ia menempuh perjalanan ke sekolah sejauh dua kilometer, terkadang mengenderai sepeda motor atau mendayung sepeda ontel miliknya.

Pribadi yang dikenal dekat dengan murid-muridnya itu selalu tampil ceria dan ramah seperti saat dijumpai Ketua Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Aceh Utara Muhadaruddin pada Jumat (6/12) di SDN 13.

Bukan hanya mengajar, ia kerap ringan tangan menjaga kebersihan sekolah.

Viral Video Seorang Ibu Tega Injak-injak Anaknya hingga Menangis dan Menjerit, Warganet Kecam Keras

Diprediksi Cuaca Sebagian Aceh Hingga 11 Desember 2019, Lhokseumawe dan Bireuen tak Ada Hujan

Nenek Perawan Ini Ketemu Jodoh di Usia 56 Tahun, Cantiknya Bikin Pangling saat Menikah hingga Viral

Pria kelahiran 1 Februari 1964 ini sudah mengajar di sekolah tersebut sejak 2000-2020 dengan gaji Rp 300.000 per bulan.

Dari penghasilan tersebut ia menghidupi istri dan anaknya yang menetap di Gampong Buket, Kuta Makmur, Aceh Utara.

Ketua Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Aceh Utara Muhadaruddin menyerahkan santunan bantuan biaya hidup guru untuk Badruddin  dari program Sahabat Guru Indonesia (SGI) Aksi Cepat Tanggap.
Ketua Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Aceh Utara Muhadaruddin menyerahkan santunan bantuan biaya hidup guru untuk Badruddin dari program Sahabat Guru Indonesia (SGI) Aksi Cepat Tanggap. (SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM)

Di samping mengajar, Badruddin membagikan waktu bertani di sawah atau kebun.

Upah yang diterima Badruddin dari mengajar memang belum mencukupi.

Namun bagi Badruddin, ia ingin bertahan berdedikasi demi negeri di sekolah dikepalai Junaidi SPd.

Kebutuhan rumah tangga diperolehnya dari pekerjaan di luar jam sekolah.

Halaman
12
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved