Minggu, 3 Mei 2026

Bermodal Pakaian Polisi, Pria Ini Rayu Perempuan Untuk Video Call Seks dan Peras Para Korban

Tersangka yang mengaku sebagai anggota polisi berdinas di Polda Jambi, membuat para korbannya mau untuk bertukar nomor telepon.

Tayang:
Editor: Amirullah
Handout
Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel Kompol Adhi Setyawan ketika menginterogasi tersangka polisi gadungan, Senin (9/12/2019). 

Terlebih, dengan pengakuan sebagai seorang anggota polisi yang bertugas di Jambi dan berstatus duda.

Sebut Kasus Penyelundupan Garuda Kecil, Andre Rosiade Ungkap Kasus Perusahaan BUMN yang Lebih Besar

Aksinya Mencuri Motor Berhasil, Pencuri Apes Ini Tak Sadar Justru Jual Lagi ke Pemiliknya

Anaknya Ditemukan Tewas Tanpa Kepala di Sungai, Ayah Korban: Anak Saya Itu Takut Air

"Setelah beberapa kali video call, korban aku rayu. Korban aku ajak untuk video sex melalui WhatsApp, korban yang percaya mau aku ajak seperti itu," kata tersangka ini.

Ternyata, tak sedikit yang menjadi korban tersangka ini untuk diajak video sex. Mulai dari gadis, hingga wanita berumur 50 tahun juga menjadi korbannya.

Setiap hari, tersangka ini selalu mengajak korbannya untuk video sex.

Dengan menggunakan tiga nomor ponsel yang berbeda, tersangka melakukan video sex dengan para korbannya.

"Saat video sex itulah, para korban tidak sadar kalau saat mereka bugil langsung aku rekam. Ini yang jadi senjata aku untuk memeras mereka," ungkapnya.

Berhasil merekam video telanjang para korbannya, tersangka mulai memeras para korbannya. Namun, ia tidak langsung blak-blakan memeras korbannya.

Dengan dalih mengajak kencan, tersangka Bastanul minta dikirimkan sejumlah uang kepada korbannya.

Tujuannya, agar ia bisa mendatangi kota dimana para korbannya tinggal.

Para korban yang percaya, mau menuruti permintaan tersangka dengan mentransfer uang.

Jumlah uang yang ditransfer para korbannya kepada tersangka bervariasi mulai dari Rp 400 ribu hingga Rp 1 juta.

Uang yang sudah dikirim para korbannya, membuat tersangka kembali melakukan video call.

Ia mengungkapkan, akan segera mendatangi korban untuk bertemu secara langsung.

"Aku tidak pernah menemui korban. Beberapa hari, biasanya korban akan kembali menelepon. Telepon korban tetap aku angkat, agar tidak curiga. Alasannya saja dengan korban, aku datang saat hari weekend," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Gadungan Rayu Sejumlah Perempuan Hingga Dapatkan Foto Tanpa Busana dan Memeras Para Korbannya

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved