Breaking News:

Berita Aceh Singkil

Pelabuhan Ikan Anak Laut Aceh Singkil Ternyata tak Masuk SK Menteri, Begini Dampaknya 

"Pelabuhan Anak Laut tidak masuk dalam SK Menteri sebagai pelabuhan ikan," kata Sekda Aceh Singkil, Drs Azmi, Rabu (11/12/2019).

SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Proyek fasilitas Pelabuhan Perikanan Anak Laut, Aceh Singkil, terancam tak berfungsi karena boat nelayan yang akan memanfaatkannya tidak bisa sandar akibat anggaran pengerukan batal dianggarkan, Rabu (27/11/2019). 

Informasi lain menyebutkan Pemkab Aceh Singkil, sudah mengajukan usulan kepada Pemerintah Pusat agar Anak Laut dijadikan pelabuhan perikanan nusantara.

Tujuannnya supaya pembiayaan bisa ditanggung APBN.

Hanya saja usulan tersebut belum mendapat persetujuan.

Pernyataan Sekda Aceh Singkil, terkait penggunaan APBN dan APBA dalam membangunan Anak Laut sulit dikabulkan.

Hal ini disampaikannya sekaligus menanggapi rencana pengusulan penanganan alur pelayaran Anak Laut, melalui APBN yang disampaikan pimpinan DPRK Aceh Singkil saat melakukan pertemuan dengan nelayan Singkil Utara, Selasa (10/12/2019).

Kala itu Ketua DPRK Aceh Singkil, Hasanudin Aritonang, saat melakukan pertemuan dengan nelayan Singkil Utara, yang melakukan protes karena anggaran pengerukan Anak Laut tidak masuk dalam APBK 2020 menanyampaikan dua program penanganan.

Pertama program jangka pendek dengan menggunakan dana tanggap darurat sebilai Rp 50 sampai Rp 100 juta.

"Jika ini dianggap darurat bisa gunakan dana tanggap darururat," ujarnya.

Program jangka panjang dengan mengusulkan melalui APBN.

Dimulai dengan musrembang selanjutnya sama-sama dikawal untuk diusulkan kepada pemerintah pusat.

Halaman
123
Penulis: Dede Rosadi
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved