Minggu, 7 Juni 2026

Pungli Dana RTLH

Heboh Pungli Dana Bantuan RTLH di Subulussalam, Camat Rundeng: Saya tidak Terlibat

Hasil konfirmasi ke pihak Dinas Sosial Subulussalam, diakui ada pungutan untuk biaya administrasi, gambar, meterai, dan fotokopi dokumen.

Tayang:
Penulis: Khalidin | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Camat Rundeng, Irwan Faisal SH 

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Camat Rundeng, Irwan Faisal, SH mengakui adanya informasi pemungutan liar terhadap dana bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2019.

”Benar, satu hari setelah pencairan uang bantuan ada warga yang datang menanyakan kepada kami kalau bantuan mereka itu dipotong Rp 1,5 juta per orang,” kata Camat Irwan Faisal, kepada Serambinews.com yang ditanyai Rabu(12/12/2019) sore.

Faisal mengatakan, warga yang datang menemuinya itu dari Desa Lae Mate dan Harapan Baru.

Warga datang karena informasinya, pemotongan ini juga mengalir untuk dia selaku camat di sana.

Faisal pun langsung membantah dan menyatakan tidak ada pemotongan untuk camat maupun muspika.

Lagi pula, kata Faisal, mereka bukan leading sektor dalam pekerjaan ini. Menurutnya, hal ini bisa ditanyakan langsung ke Dinas Sosial Subulussalam.

”Saat saya konfirmasi ke pihak Dinas Sosial Subulussalam, jawaban mereka memang ada pungutan untuk biaya administrasi, gambar, meterai, dan foto kopi dokumen. Itu kata pihak Dinas Sosial,” tegas Faisal.

Faisal mengatakan, ia sempat memanggil para ketua kelompok warga penerima bantuan RTLH di wilayahnya guna menanyai perihal pungli yang dilakukan pihak dinas, yang kemudian diakui para penerima bantuan.

Padahal, kata Faisal, pada 2015-2016 lalu, lebih 500 unit rumah relokasi di Kecamatan Rundeng mendapat bantuan, tapi tidak pernah ada pemotongan dana bantuan tersebut.

Atas pemotongan ini atau pungli rumah bantuan masyarakat tersebut, Faisal mengecam keras.

Apalagi, dana yang begitu sedikit diberikan kepada masyarakat, sejatinya bukan dipotong melainkan ditambah.

Apalagi, ada dua desa penerima bantuan rumah tersebut yang bersifat relokasi. Makanya, Faisal berharap uang tersebut diberikan utuh kepada masyarakat, sehingga program relokasi terhadap masyarakat korban konflik di sana bisa dilaksanakan dengan baik.(*)

Heboh, Dana Bantuan RTLH di Subulussalam Dipungli Rp 1,5 juta per Orang

VIDEO Pernikahan Cut Tari dan Richard Kevin, Mahar 7,8 Gram Cincin Emas, Malu-malu Cium Tangan Suami

Mahasiswi yang Tewas Terkubur Ternyata Dibunuh Penjaga Kos, Penadah Motor Wina Mardiani Ditangkap

Tiga Remaja Trumon Lakukan Percobaan Bunuh Diri, Melompat dari Jembatan ke Sungai

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved