Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Abdya

Irigasi Alue Bak Ara Kuala Batee Jebol, Ini Janji Kepala Dinas PU Abdya

Kepala Dinas PU dan PR Abdya, Ir Much Tavip MM mengatakan, persoalan irigasi Alue Bak Ara, akan ditangani segera. Bahkan, pihaknya sudah menyediakan a

Tayang:
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ RAHMAT SAPUTRA
Camat Kuala Batee, Khairuman meninjau tanggul irigasi Alue Bak Ara di Gampong Krueng Panto, Kecamatan Kuala Batee, yang jebol dihantam air hujan, Kamis (12/12/2019). 

Kepala Dinas PU dan PR Abdya, Ir Much Tavip MM mengatakan, persoalan irigasi Alue Bak Ara, akan ditangani segera. Bahkan, pihaknya sudah menyediakan anggaran Rp 5,1 miliar pada Dana Alokasi Khusus Aceh (DOKA) 2020.

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Irigasi teknis Alue Bak Ara Gampong Krueng Panto, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) akan dibangun pada tahun 2020.

Bahkan, untuk pembangunan irigasi Alue Bak Ara tersebut, pemerintah Abdya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU dan PR) telah memplotkan anggaran sebesar Rp 5,1 miliar.

Pasalnya, jika tidak segera ditindak lanjuti, maka seratusan hektar sawah milik masyarakat tidak bisa tanam padi pada musim tanam kedepan.

Karena, suplai air ke seratusan hektar areal persawahan di Gampong Krueng Pantoe, Blang Makmur dan sekitarnya menjadi terganggu.

Kepala Dinas PU dan PR Abdya, Ir Much Tavip MM mengatakan, persoalan irigasi Alue Bak Ara, akan ditangani segera.

Bahkan, pihaknya sudah menyediakan anggaran Rp 5,1 miliar pada Dana Alokasi Khusus Aceh (DOKA) 2020.

BREAKING NEWS - Truk Tronton Pengangkut Semen Terjun ke Jurang di Jalan Takengon-Angkup

"Alhamdulillah, semua dokumen kelengkapannya telah rampung, mohon doanya," ujar Kepala Dinas PU dan PR Abdya, Ir Much Tavip MM.

Menurut Tavip, jika irigasi itu terbangun, maka kebutuhan air petani mengairi sawah di kawan tersebut akan normal kembali.

Bahkan, katanya, bangunan irigasi akan dibangun tersebut, akan lebih memaksimalkan suplai air ke areal persawahan.

Serta dilengkapi pintu sayap kiri dan kanan.

"Kalau bangunan irigasi yang jebol itu, kan hanya memiliki satu pintu saja, sehingga suplai air tidak maksimal dan merata," jelasnya.

Tidak hanya itu, katanya, bangunan irigasi tersebut, akan dibangun di lokasi lain dengan jarak 500 meter dari jembatan sungai tersebut.

"Lokasinya tidak lagi di tempat semula, namun dipindahkan ke lokasi lain yang dianggap lebih strategis," sebutnya.

Tinggal Empat Desa Lagi di Bireuen belum Ajukan Usulan Bantuan DD, Ini Batas Akhir

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved