Razia Mendadak Rutan Lhoksukon

Soal Dugaan Keterlibatan Petugas Pasok Ganja ke Napi, Ini Penjelasan Kepala Rutan Lhoksukon 

petugas Rutan Cabang Lhoksukon, Aceh Utara mengadakan razia selama dua jam ke dalam kamar warga binaan, dari pukul 10.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB

Soal Dugaan Keterlibatan Petugas Pasok Ganja ke Napi, Ini Penjelasan Kepala Rutan Lhoksukon 
Foto dok Rutan Lhoksukon
Polisi mengamankan dua warga binaan Cabang Rutan Lhoksukon, Aceh Utara yang memasok sabu dan ganja ke rutan tersebut dalam razia, Sabtu (14/12/2019). 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Pihak Cabang Rumah Tahanan negara (Rutan) Lhoksukon, Aceh Utara berharap kepada penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara untuk mengusut tuntas kasus warga binaan pasok ganja dan sabu ke dalam rutan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, petugas Rutan Cabang Lhoksukon, Aceh Utara mengadakan razia selama dua jam ke dalam kamar warga binaan, dari pukul 10.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB.

Dalam razia itu selain menemukan HP, Charger, tang, gunting, juga menemukan sabu dan ganja.

Truk Fuso Terguling di Tikungan Menurun Gunung Kulu Lhoong, Aceh Besar

Sabu seberat 4,29 gram ditemukan dalam kamar A2, milik Maryah (38) tahanan jaksa asal Desa Blang Reule Kecamatan Simpang Keuramat Aceh Utara dan 43 paket ganja seberat 47 gram milik Sulaiman (35) napi asal Paya Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara.  

“Untuk proses hukum kasus tersebut kita serahkan sepenuhnya kepada penyidik untuk mengusut secara tuntas kasus tersebut,” ujar Plt Kepala Rutan Lhoksukon Ramli SH kepada Serambinews.com, Sabtu (14/12/2019).

Disebutkan, dirinya tidak akan mengintervensi proses hukum, jika dalam kasus pasok ganja tersebut juga melibatkan petugasnya.

Napi Pasok Ganja ke Rutan Lhoksukon, Diduga Melibatkan Petugas, Ini Hasil Interogasi Sementara

“Siapapun yang terlibat harus diproses, tidak hanya warga binaan saja, kalau ada pegawai yang terlibat juga harus diproses,” ujar Ramli.

Plt Kepala Rutan Cabang Lhoksukon menyebutkan dirinya sempat mendengar penjelasan dari Sulaiman pemilik 43 paket ganja.

Napi itu menyebutkan ganja tersebut dipasok ke Rutan karena ada bantuan dari petugas.

“Kami di sini tidak berwenang memberikan sanksi, kalau memang ada petugas yang terlibat nantinya akan kita serahkan ke Kanwil. Untuk saat ini kita tunggu saja proses penyelidikan yang dikakukan polisi,” ujar Ramli. (*) 

SAR Banda Aceh Evakuasi Tiga Nelayan dari Tengah Lautan Alue Naga, Ini Penyebabnya

Penulis: Jafaruddin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved