Selasa, 14 April 2026

Pemilik Biro Perjalanan Umrah Menghilang, Ratusan Orang Tertipu, Kerugian Diduga Rp 1 Miliar

berdasarkan informasi yang diterima, total calon jamaah umrah yang tidak kunjung diberangkatkan mencapai 127 orang

Editor: Muhammad Hadi
(KOMPAS.com/Fadlan Mukhtar Zain)
Calon jamaah umrah mendatangi sebuah pondok pesantren sekaligus kantor biro perjalanan umrah di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2019). 

SERAMBINEWS.COM - Korban dugaan penipuan sebuah biro perjalanan umrah di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diperkirakan lebih dari 100 orang.

Selain warga Kabupaten Banyumas, mereka juga berasal dari beberapa kabupaten lain di Jawa Tengah.

Adapun total kerugian dari para calon jamaah umrah diperkirakan mencapai hampir Rp 1 miliar.

Warsito, Ketua RW I Desa Kemutug Lor, sekaligus salah satu calon jamaah umrah mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima, total calon jamaah umrah yang tidak kunjung diberangkatkan mencapai 127 orang.

62.500 Anak di Lhokseumawe Belum Miliki KIA, Ini Sebabnya

"Katanya yang berangkat 127 orang, kalau saya hitung kerugiannya total hampir Rp 1 miliar," kata Warsito saat ditemui di sebuah pondok pesantren sekaligus kantor biro perjalanan umrah Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2019).

Warsito mengatakan, pemilik biro perjalanan umrah tersebut merupakan pasangan suami istri yang menjadi pengasuh pondok pesantren.

"Sebelum tanggal 26 November 2019 sudah enggak aktif, menghilang, sampai sekarang keberadaannya enggak jelas. Kemarin katanya ada orang yang melihat naik motor di desa lain, empat harian yang lalu," ujar Warsito.

4.158 CPNS Abdya Lulus Seleksi Administrasi, Pelamar Tak Lulus Bisa Lakukan Hal ini

Menurut Warsito, biro perjalanan umrah tersebut telah beroperasi sejak lama.

Sepengetahuan Suwito, sebelumnya diketahui telah beberapa kali memberangkatkan jemaah ke Tanah Suci.

"Awalnya yang perempuan mengelola pondok pesantren dan umrah dengan suaminya yang dulu, tapi sudah pisah. Kemudian nikah lagi dengan suaminya yang sekarang," ujar Warsito.

Pelaku Perusak Pintu Gedung Utama MTQ belum Ditangkap, Kapolres Pidie Anjurkan Pasang Ini

BDiberitakan sebelumnya, belasan calon jamaah umrah mendatangi sebuah pondok pesantren yang sekaligus dijadikan kantor biro perjalanan umrah di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Minggu.

Mereka mempertanyakan kepastian keberangkatan umrah.

Namun, saat didatangi pemilik biro perjalanan sekaligus pengasuh pondok pesantren tidak ada di tempat sejak lebih dari sepekan lalu.

Gaji Keuchik di Aceh Singkil Rp 2,5 Juta Per Bulan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korban Penipuan Umrah di Banyumas Lebih dari 100 Orang, Kerugian Diduga Rp 1 Miliar", 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved