Selasa, 5 Mei 2026

Luar Negeri

Donald Trump Resmi Dimakzulkan, Ketua DPR AS: Hari yang Menyedihkan bagi Amerika Serikat

Ketua DPR AS Nancy Pelosi menyatakan, ini adalah "hari menyedihkan bagi Amerika" setelah Presiden Donald Trump resmi dimakzulkan.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami

Dilansir The Telegraph, Hakim Ketua Mahkamah Agung John Roberts bakal bertindak sebagai pengadil dalam sidang pemakzulan Trump.

Ke-100 senator itu bakal bertindak sebagai juri, di mana mereka akan mendengarkan dalam diam dua pasal pemakzulan yang menerpa presiden 73 tahun itu.

Ketua DPR AS Nancy Pelosi bakal memilih kuasa hukumnya untuk membela pasal tersebut, dengan tim kepresidenan juga menunjuk pengacara terbaiknya.

Bagaimana sidang itu akan berlangsung, durasi, dan berapa banyak saksi yang dipanggil, bakal dibahas berdasarkan Konstitusi AS.

Trump sempat menyiratkan bahwa dia lebih menyukai durasi sidang yang panjang, di mana para pendukungnya bisa membantu membelokkan opini publik.

Sejumlah elite Republik telah melobi Demokrat agar Joe Biden dan putranya, Hunter, bisa dihadirkan di sidang sebagai saksi.

Joe Biden, yang merupakan calon rival Trump pada Pilpres AS 2020, adalah sosok yang memicu pemakzulan terhadap sang presiden.

Sebabnya, Trump sempat meminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky guna menyelidiki Joe BIden dan Hunter pada Juli lalu.

Sementara Demokrat berusaha membujuk Republikan untuk menghadirkan saksi mereka sendiri, termasuk sejumlah pejabat AS yang dianggap terlibat.

Mereka adalah Penjabat Kepala Staf Gedung Putih Mick Mulvaney, ataupun mantan Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton.

Namun, diprediksi Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell lebih memfavoritkan sidang dengan durasi dua pekan tanpa saksi.

Durasi itu bakal lebih pendek dari dua pendahulu Trump yang pernah dimakzulkan, yaitu Andrew Johnson (10 pekan) dan Bill Clinton (5 pekan).

Hasil sidang juga diyakini berpihak kepada sang presiden, di mana belum ada dari 53 senator yang berhasrat untuk membelot.

Bupati Larang Masyarakat Gayo Lues Rayakan Pergantian Tahun

Masalah Desa Reusep Ara Jangka Dinilai Berlarut-Larut, Ini Langkah yang Dilakukan Bupati Bireuen

Sementara itu, Gedung Putih menyatakan, mereka yakin Senat akan membebaskan Presiden Donald Trump dari tuduhan pemakzulan.

Trump diputuskan memenuhi dua pasal impeachment yang diajukan oleh DPR AS dalam sidang paripurna Rabu malam waktu setempat (18/12/2019).

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved