Jumat, 5 Juni 2026

Haba DPMG Aceh

Januari 2020 Dana Desa Harus Sudah Dicairkan

DANA Desa memiliki peran yang sangat besar dan strategis dalam pengembangan potensi gampong

Tayang:
Editor: IKL
HUMAS PEMERINTAH ACEH
Target itu memang bukan suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Tetapi ketika kita bersama-sama melakukannya, saya optimis semua itu dapat kita capai 

SERAMBINEWS.COM,- DANA Desa memiliki peran yang sangat besar dan strategis dalam pengembangan potensi gampong dan menyelesaikan berbagai permasalahan Aceh saat ini, seperti kemiskinan, pengangguran, stunting, dan narkoba.

Di samping alokasinya yang terus meningkat dari tahun ke tahun, penggunaannya juga langsung pada titik sasaran. Karena itulah, Pemerintah Aceh berharap Dana Desa bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin, salah satu caranya melalui pencairan tepat waktu.

Simpan Dendam Sejak SD, Siswa SMK Nekat Tikam Tetangganya: Ibu Saya Dulu Pernah Diperkosa

Prihatin Atas Nasib Bocah Dikurung Dalam Kerangkeng Kayu di Meulaboh, Rumoh Umat Galang Dana

“Alokasi Dana Desa Aceh tahun 2020 sebesar Rp 5,05 triliun, naik dari tahun 2019 yang hanya sebesar Rp 4,9 triliun. Secara keseluruhan, dalam 5 tahun ini Aceh sudah menerima Dana Desa sebesar Rp 19,9 triliun,” sebut Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Selasa (18/12/2019).

Dana sebesar Rp 5,05 triliun itu bukanlah jumlah yang sedikit. Nova bahkan mengungkapkan, umumnya jumlah dana desa itu lebih besar dari dana otonomi khusus yang diterima kabupaten/kota (DOKA) selama ini.

Oleh karena itu, ia sangat yakin apabila Dana Desa dimanfaatkan secara maksimal sesuai dengan potensi desanya, maka di Aceh akan lahir sejumlah desa yang mandiri dan mampu mensejahterakan rakyatnya dalam waktu yang relatif cepat.

“Dikatakan sejahtera jika di desa-desa berkurang jumlah masyarakat yang menganggur, kemiskinan dan stunting menurun, akses pendidikan bagi masyarakat meningkat, serta bebas dari narkoba,” ujar Plt Gubernur Aceh.

BREAKING NEWS - Polisi Tangkap Pembunuh Wanita yang Ditemukan di Gunung Paro Aceh Besar

Kesal Karena Tebang Pohon di Lahan Miliknya, Kades Nekat Tabrak Warganya hingga Meninggal

Atas dasar itu, ia kemudian memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh untuk melakukan evaluasi pengelolaan Dana Desa tahun 2019 di seluruh kabupaten/kota. Harapannya, pengelolaan Dana Desa pada tahun 2020 akan lebih bagus lagi, baik dari sisi perencanaan, penyaluran, maupun dari sisi penggunaannya.

Evaluasi itu dilakukan dengan turun langsung ke seluruh kabupaten/kota, dimulai dari Aceh Tamiang dan akan berakhir di Aceh Besar. Plt Gubernur mengatakan, dari laporan yang ia terima, salah satu kendala pengelolaan dana desa selama ini adalah dari sisi perencanaan, dimana penetapan APBDes selalu terlambat, sehingga menyebabkan proses pencairan dana juga terlambat.

“Selama ini, pencairan dana desa tahap pertama rata-rata paling cepat dilakukan pada bulan Juni. Jika kondisi ini terus berlangsung setiap tahunnya, maka pemanfaatan Dana Desa yang besar itu menjadi kurang efektif,” imbuhnya.

Lima Ruko Perabotan di Timang Gajah Rusak Tertimbun Longsor, BPBD Bener Meriah Salur Bantuan

Sudah Empat Hari, Warga Aceh Selatan yang Hilang Saat Mencari Rotan di Hutan belum Ditemukan

Atas dasar itu, Plt Gubernur mengimbau kepada seluruh bupati/wali kota untuk segera mengambil langkah-langkah melakukan percepatan pengesahan APBDes tahun 2020 oleh perangkat desa dan tuha peut, selambat-lambatnya pada akhir Desember 2019, sehingga pada bulan Januari 2020 Dana Desa tahap pertama sudah diterima di masing-masing desa.

“Dengan demikian desa memiliki cukup waktu dalam melaksanakan berbagai kegiatan yang sudah disepakati dalam APBDes, sehingga target dana desa untuk mensejahterakan rakyat dapat tercapai secara efektif dan tepat sasaran,” tambah Plt Gubernur Aceh.

“Target itu memang bukan suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Tetapi ketika kita bersama-sama melakukannya, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan dan pemerintah desa, saya optimis semua itu dapat kita capai,” imbuh Nova lagi.

Anak Aceh di Tyco Qatar Company

Plt Gubernur Aceh juga menyingung tentang peran pendamping desa. Ia mengatakan, tugas seorang pendamping desa sangatlah mulia. Oleh karena itu ia berpesan kepada seluruh tenaga pendamping agar bekerja keras, iklas, dan perkuat komunikasi dengan semua pihak agar pengelolaan Dana Desa 2020 menjadi lebih baik dan tepat sasaran.

“Pastikan agar Dana Desa tahap I dapat tersalur pada bulan Januari 2020 ke rekening kas desa, sehingga peran pendamping ke depan menjadi strategis untuk tercapainya taget yang diinginkan,” demikian Plt Gubernur Aceh.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved