Haba Disnakermobduk Aceh
Nova Iriansyah: Bekerja di Luar Negeri, Tingkatkan Kompetensi !
Perlindungan sama pentingnya dengan penempatan kerja. Pastikan adanya perlindungan terhadap mereka,
"Perlindungan sama pentingnya dengan penempatan kerja. Pastikan adanya perlindungan terhadap mereka,”
Ir H Nova Iriansyah MT
Plt Gubernur Aceh
SERAMBINEWS.COM,- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, mendukung upaya dan terobosan Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh yang merintis kerja sama pengiriman dan penempatan tenaga kerja asal Aceh ke Timur Tengah, khususnya Qatar.
Menurutnya, pada era 1990-an banyak pekerja terampil asal Aceh yang pernah bekerja di proyek-proyek vital di Lhokseumawe dan Aceh Utara kemudian merantau untuk bekerja pada kilang-kilang minyak di Qatar.
• Adian Napitupulu saat Perjalanan ke Palangkaraya, Ternyata Sudah Pasang 5 Ring Jantung
• Pendaftaran Fun Bike dan Fun Walk HUT Ke-74 Aceh Selatan Hingga Sabtu, Hadiah Utama Sepeda Motor
“Pada 1990-an awal banyak pekerja asal Aceh dari PT Arun, PT ASEAN Aceh Fertilizer, PT Pupuk Iskandar Muda yang pindah kerja ke Qatar. Mereka terampil dan belum pensiun, hanya pindah tempat kerja saja.
Itulah sebabnya ada komunitas diaspora Aceh di Qatar,” kata Nova Iriansyah dalam pertemuan dengan Deputi Perlindungan Tenaga Kerja Kementerian Tenaga Kerja RI, Kepala
Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), dan jajaran Disnakermobduk Aceh di pendopo Wakil Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (3/12/2019).Nova menambahkan, semangat dan
kultur merantau masyarakat Aceh sangat tinggi. Kultur ini sangat mendukung rencana pengiriman dan penempatan tenaga kerja asal Aceh ke luar negeri.
• Pemkab Pidie Serahkan Bonus MTQ Aceh, Totalnya Rp 337 Juta, Juara Satu Rp 25 Juta
• Jumlah Komisi di DPRA Belum Jelas Dewan Akan Bahas Kembali dengan Mendagri
Jiwa kompetensi akan tumbuh dengan baik ketika orang hidup di rantau. “Kultur merantau orang Aceh sangat tinggi, sama seperti orang Minang.
Jiwa kompetisi ketika berada di rantau sangat tinggi. Karena itulah umumnya ketika seseorang berada di rantau akan berhasil,” ujar Nova. Plt Gubernur Aceh menambahkan, Pemerintah Aceh serius menggarap pendidikan vokasional yang mengedepankan keterampilan dalam upaya melahirkan lulusan-lulusan yang siap bekerja.
Pendidikan vokasional sejalan dengan amanah dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) 2017-2022.
Kebijakan untuk fokus pada pendidikan berbasis keahlian sejalan dengan kebijakan nasional Presiden Joko Widodo pada periode kedua. “Ada lima prioritas Presiden Jokowi, salah satunya adalah peningkatan kualitas SDM yang terampil dan menguasai teknologi,” terangnya.
• Wakil Bupati Pidie Tutup Kelas Inti Tingkat SMP, Ini Pesannya
• Wakil Bupati Pidie Tutup Kelas Inti Tingkat SMP, Ini Pesannya
Nova meminta kepada semua instansi teknis di Aceh, termasuk Disnakermobduk dan Dinas Pendidikan, agar melakukan intervensi demi memenuhi kualifikasi dan formasi lowongan kerja yang tersedia di luar negeri.
Intervensi ini diperlukan agar mereka terampil dalam bidangnya dan siap bekerja yang layak ketika dikirim ke luar negeri. “Ini bukan zamannya lagi bagi kita mengirim buruh ke luar negeri. Kita harus mengirim skill worker (tenaga kerja terampil, red).
• Iming-Iming Lulus PNS, Korban Pelaku Penipuan di Bireuen Bertambah
Lakukan intervensi untuk meningkatkan skill. Intervensi satu per satu item yang mau ditingkatkan mutu,” pinta Nova seraya menambahkan Qatar adalah negara Islam yang sangat modern dan paling tinggi pendapatan per kapita di dunia.
Plt Gubernur Aceh meminta dinas terkait untuk memperhatikan peningkatan keterampilan berbahasa, terutama bahasa Inggris, untuk calon pekerja yang hendak dikirim ke luar negeri.
“Bahasa Inggris harus disesuaikan dengan bidang peruntukan, English for special purpose. Cari terobosan, waktu kita tidak banyak. Kalau mau mengirim tenaga perawat, maka latihlah materi bahasa Inggris tentang pelayanan medis,”ujarnya.
• Dinas Perpustakaan Aceh Utara Pinjamkan 200 buku untuk SMAN 2 Sawang, Tak Pakai Lagi Bisa Tukar
Selain meminta dikirim tenaga kerja yang benar-benar terampil, Nova juga minta pihak pengirimnya untuk memperhatikan dan memantau perlindungan mereka selama berada di luar negeri.
“Terkadang bekerja di luar negeri itu agak sensitif. Perlindungan sama pentingnya dengan penempatan kerja.Makanya, pastikan adanya perlindungan terhadap mereka setelah pengiriman dan penempatan kerja,” pesan Nova Iriansyah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/plt-gubernur-aceh-memberikan-arahan.jpg)