Breaking News:

15 Tahun Tsunami Aceh

Cerita Dibalik Kemah Tsunami di Aceh Barat, Doa dan Zikir Menggema di Lahan Bekas Bencana 2004 Silam

“Daerah ini tempat saya lahir dan bermain ria hingga menjelang dewasa dulu, namun kini sudah berubah. Saya hanya bisa menangis teringat ayah, ibu,...

SERAMBINEWS.COM/ SA'DUL BAHRI
Warga mendirikan kemah bertiang bambu dan atap terpal plastik di daerah desa bekas tsunami yang tidak berpenghuni lagi yaitu, di Desa Pante Mutia, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (26/12/2019) malam. 

“Daerah ini tempat saya lahir dan bermain ria hingga menjelang dewasa dulu, namun kini sudah berubah. Saya hanya bisa menangis teringat ayah, ibu, adik, nenek, dan sebagian saudara saya lainnya yang hilang bersama gelombang besar dan tidak tau di mana jasadnya,” tutur Saedah (45) dengan perasaan sedih malam itu.

Laporan Sa’dul bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Sebuah desa di kawasan pesisir, sebelumnya memiliki kehidupan yang lumayan ramai penduduknya dari zaman ke zaman.

Desa itu bernama Desa Pante Mutia, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat.

Kini, desa tersebut tinggal kenangan.

Dimana ratusan nyawa hilang pada 26 Desember 2004 silam.

Akibat diterjang gelombang tsunami yang  begitu dahsyat.

Dalam tragedi tersebut, sekitar 142 nyawa melayang.

Film Hanum & Rangga: Faith & The City, Tayang di Bioskop Spesial Trans TV Malam Ini

Warga mendirikan kemah bertiang bambu dan atap terpal plastik di daerah desa bekas tsunami yang tidak berpenghuni lagi yaitu, di Desa Pante Mutia, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (26/12/2019) malam.
Warga mendirikan kemah bertiang bambu dan atap terpal plastik di daerah desa bekas tsunami yang tidak berpenghuni lagi yaitu, di Desa Pante Mutia, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (26/12/2019) malam. (SERAMBINEWS.COM/ SA'DUL BAHRI)

Setelah diporak-porandakan oleh bencana yang menggegerkan dunia.

Semua bangunan rumah disapu bersih oleh gelombang besar.

Halaman
1234
Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved