Breaking News:

15 Tahun Tsunami Aceh

Selamat dari Tsunami 15 tahun Lalu, Begini Kisah Beigon, Seniman yang Terkenal dengan Lagu Boh Manok

Nama Beigon yang mirip dengan sebuah merk obat nyamuk tersebut, dulu sering tampil pada sejumlah even baik di Nagan Raya dan Aceh Barat.

Serambinews.com
Bahar Bahri alias Beigon 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Bahar Bahri (54) warga Desa Padang Rubek, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya terlihat masih aktif dalam mengelola alat-alat musik termasuk sound system.  

Ia seorang seniman atau penyanyi Aceh di era tahun 90 dengan lagu yang dibawa atau ciptaannya berjudul ‘boeh manoek’.

Lagu itu sempat tren di berbagai kalangan usia di barat selatan Aceh ketika dibawa oleh Bahar Bahri yang dikenal sebutan namanya Beigon. 

Nama Beigon yang mirip dengan sebuah nama obat nyamuk tersebut dulu sering tampil pada sejumlah even baik di Nagan Raya dan Aceh Barat.

Beigon nama panggilan pria yang sudah berkepala lima ini ternyata merupakan seorang korban tsunami 26 Desember 2004 silam.

Ia waktu itu peristiwa dasyah tersebut tinggal pada sebuah rumah Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat atau kabupaten tetangga dari Nagan Raya.

Beigon bersama istri dan seorang anaknya selamat dari musibah setelah lari menyelamatkan diri. 

Namun sejumlah anggota krunya menjadi korban tsunami. Setelah sempat mengungsi pascatsunami, Beigon pindah ke Desa Padang Rubek, Kecamatan Kuala Pesisir Nagan Raya guna menata kembali kehidupan pascatsunami Aceh.

Ditemui Serambinews.com  di sela-sela peringatan gempa dan tsunami Ke 15 Tahun di Desa Langkak, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, Kamis (26/12/2019) lalu, Beigon mengungkapkan, ia kini masih aktif dalam  mengelola alat-alat musik. 

Namun kini tidak lagi tampil menyanyi seperti yang pernah tampil pada era 90-an lalu.

 “Kini saya fokus kelola alat musik dan penyewaan alat sound,” kata pria tersebut yang pada peringatan tsunami di Langkak diselenggarakan Pemkab Nagan Raya turut menggunakan sound system milik Beigon.

Dalam kiprah musik, Beigon mengaku terdapat sejumlah lagu-lagu ciri khas Aceh yang merupakan ciptaannya seperti di antaranya judul agam tuha. 

Bahkan lagu yang pernah tren waktu itu lagu ‘boeh manoek’. 

Lagu dengan judul dalam bahasa Aceh dan bila diartikan dalam bahasa Indonesia yakni ‘telur ayam’ itu lebih kepada cerita kegiatan hiburan.(*)

VIDEO VIRAL - Anak Kecil Pegang Ekor Ular, Tarik dan Putar-putar Sambil Tertawa

Hasil Sidak Ombudsman, Sel Napi Koruptor Ada Shower dan TV Kabel, Sel Napi Kriminal Overkapasitas 

PKS Sebut Pemerintah Indonesia Terlambat dalam Membela Muslim Uighur

Ini Petenis Masuk Semifinal dan Final Kejurnas Tenis Junior Wali Kota Banda Aceh Cup I 2019

Penulis: Rizwan
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved