Kamis, 7 Mei 2026

Berita Langsa

Gerai Mangrove Center Diluncurkan di Kawasan Hutan Mangrove Langsa

Aceh Wetland Foundation (AWF), Rabu (1/1/2020) meluncurkan Gerai Mangrove di Kawasan Hutan Mangrove Kota Langsa, di Gampong Kuala Langsa, Kecamatan...

Tayang:
Penulis: Zubir | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Direktur AWF, Yusmadi, Ketua Kadin Kota Langsa, Adi Maros, dan anggota DPR-RI, Ilham Pangestu (kanan), saat peresmian Gerai Manggrove Center di Kawasan Hutan Manggrove Kuala Langsa. 

 Gerai Mangrove Center Diluncurkan di Kawasan Hutan Mangrove Langsa

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSAAceh Wetland Foundation (AWF), Rabu (1/1/2020) meluncurkan Gerai Mangrove di Kawasan Hutan Mangrove Kota Langsa, di Gampong Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat.

Gerai Mangrove itu menyediakan makanan, minuman dan batik tulis dan cap berbahan organik dari hasil hutan mangrove.

Peluncuran diresmikan oleh Ketua Kadin Kota Langsa, Abdul Hadi Abidin atau disapa Adi Maros, turut dihadiri Anggota DPR RI asal Langsa, Ilham Pangestu, dan sejumlah tokoh masyarakat.

Adi Maros mengatakan, pihaknya sangat mendukung pengembangan ekonomi masyarakat di kawasan pesisir Kota Langsa. Kegiatan ini juga patut mendapat dukungan dari semua pihak, karena secara langsung berdampak akan berkembangnya ekonomi masyarakat bawah.

"Kadin mengapresiasikan rintisan usaha Gerai Manggrove Center di Kawasan Manggrove Kuala Langsa yang telah dimulai ini," ujarnya.

Adi Maros mengajak semua pihak ikut mempromosikan Gerai Manggrove Center ini, karena disini menyediakan berbagai produk lokal seperti syrup, kue kering, dodol, dan lainnya yang berbahan baku dari manggrove.

Begini Nasib Lima Pria yang Ditangkap Atas Tuduhan Berjudi Pada Malam Tahun Baru

Ratusan Rumah Terendam Banjir di Tangerang Selatan, Tinggi Air 4 Meter

Gowes Bakti Sosial, MBC Aceh Utara Bantu Korban Kebakaran Pirak Timu

Apalagi lagi seperti syrup manggrove, juga bermanfaat sebagai minuman segar dan juga minuman kesehatan, seperti penderita penyakit diabetes bagus meminumnya. 

Sebagi bentuk dukungan usaha masyarakat ini, Kadin Kota Langsa akan membantu proses izin BPOM, agar produk di Gerai Manggrove Center bisa dipasarkan di berbagai tempat baik lokal hingga ke luar daerah. 

"Ke depan semua cafe, indomaret, dan usaha dagang lainnya yang ada di Langsa kita upayakan juga ijut menyediakan produk mangrove ini," sebut Adi Maros.

Sementara itu, Direktur Eksekutif AWF, Yusmadi Yusuf mengatakan, produk makanan dan minuman berbahan mangrove ini bagian dari kampanye perlindungan kawasan hutan mangrove.

"Konservasi nyata itu bagaimana menghasilkan poduk ramah lingkungan, tugas pemerintah sekarang bagaimana bisa menjamin pasokan bahan baku dengan pengayaan jenis hutan mangrove,” kata Yusmadi.

Untuk diketahui, produk minuman dihasilkan dari buah beurembang, dan makanan dari buah siapi-api. Sedangkan pewarnaan batik dihasilkan dari kulit kayu hutan mangrove. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved