Sabtu, 23 Mei 2026

Berita Aceh Utara

Heboh Isu Tsunami di Seunuddon Aceh Utara, Warga Trauma dan Langsung Mengungsi

“Informasi saya peroleh, mereka mendapat informasi akan adanya tsunami dari WhatssAp, tadi saya tidak tahu siapa yang mengirim informasi tersebut

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/IST
Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh saat bencana tsunami terjadi 26 Desember 2004. 

“Informasi saya peroleh, mereka mendapat informasi akan adanya tsunami dari WhatssAp, tadi saya tidak tahu siapa yang mengirim informasi tersebut dan siapa yang menyebarkan informasi tersebut selanjutya,” ungkap Hasan.

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Warga dari Desa Ulee Rubek Barat, Ulee Rubek Timu, dan Lhok Pu’uk Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara pada Selasa (31/12/2019) sore meninggalkan desanya.

Untuk mengungsi ke rumah familinya.

Di kecamatan tetangga yang jauh dari pesisir pantai.

Warga mendapat informasi akan adanya tsunami dari pesan yang tersiar di media sosial, di antaranya WhatssAP (WA).

Lalu beredar dari satu warga ke warga lainnya.

Namun, belum diketahui dari mana sumber isu tersebut.

Sepanjang 2019 Polda Aceh Terima Laporan Ribuan Kasus Pidana, Ini Kejahatan Paling Dominan

“Ia benar, ada sebagian warga, khususnya ibu-ibu yang meninggalkan desa sore kemarin,” ujar Panglima Laot Seunuddon, Hasan kepada Serambinews.com, Rabu (1/1/2019).

Menurut Hasan, pergi dari rumahnya untuk mengungsi karena khawatir akan terjadinya tsunami seperti informasi yang beredar di media sosial, mayoritasnya ibu-ibu bersama anaknya.

Sedang kaum lelaki sebagian besar tidak percaya dengan informasi tersebut.

Sehingga mereka tetap beraktivitas seperti biasa.

Polda Pastikan Situasi Kamtibmas Malam Tahun Baru di Aceh Aman dan Kondusif

“Informasi saya peroleh, mereka mendapat informasi akan adanya tsunami dari WhatssAp, tadi saya tidak tahu siapa yang mengirim informasi tersebut dan siapa yang menyebarkan informasi tersebut selanjutya,” ungkap Hasan.

Ditambahkan, warga yang meninggalkan desanya dari Ulee Rubek Barat, kemudian Ulee Rubek Timu ,dan Lhok Pu’uk, dan sejumlah desa lainnya.

Desa-desa tersebut berada persis di pesisir pantai.

Panglima laot juga menyebutkan, warga kemungkinan trauma dengan Tsunami yang terjadi pada 26 Desember 2004.

Sehingga begitu mendapat isu akan terjadinya tsunami, langsung menyelamatkan diri. (*)

Viral Video Pasien Berhubungan Intim di Ranjang IGD, Padahal Masih Terpasang Infus di Tangan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved