Selasa, 5 Mei 2026

Pengembangan Kopi Robusta

Kembangkan Kopi Robusta, Pemkab Pidie Gandeng Puslitkoka Jember Jawa Timur

Kopi Robusta khas Tangse ini memiliki tekstur cita rasa jauh lebih tinggi sebagaimana hasil temuan dan kajian pihak Puslitkoka Jember.

Tayang:
Penulis: Idris Ismail | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Warga Gampong Sarah Panyang, Kecamatan Tangse, Pidie menjemur kopi hasil panen di ruas jalan gampong setempat, Minggu (5/1/2020). 

Laporan Idris Ismail | Pidie 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Upaya pengembangan ekonomi pada sektor perkebunan dalam bidang pengembangan kopi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Pidie berkomitmen untuk mengembangkan tanaman kopi jenis robusta di kawasan perbukitan Kecamatan Tangse, Mane, dan Geumpang  dengan menggandengkan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Jember, Jawa Timur.

Wakil Bupati Pidie, Fahlullah TM Daut ST kepada Serambinews.com, Minggu (5/1/2020) mengatakan, peningkatan taraf perekonomian masyarakat di beberapa kecamatan pedalaman di Pidie baik Tangse, Manee serta Geumpang untuk beberapa tahun ke depan lebih efektif dengan pengembamgan tanaman kopi rubusta.

"Patut dicatat, pengembangan kopi menjadi sumber ekonomi masyarakat yang kini terus digeluti masyarakat dan dalam hal ini musti disentuh secepatnya,"sebut Fadullah.

Maka dalam hal ini Pemkab Pidie komit untuk melakukan pengembangan varietas kopi robusta dengan menggandengkan atau bekerja sama dengan  Puslitkoka Jember, Jawa Timur.

Pada tahap awal Pemkab memfokuskan pada areal perbukitan kebun di kawasan Blang Pandak, Tangse. Dalam hal ini sangat diperlukan perluuasan areal guna pengembangan pada program tersebut. 

Selain itu juga dalam kerja sama ini Pemkab Pidie memfokuskan pengembangan Rebranding. Apalagi kopi khas Robusta Tangse selama ini memiliki tekstur cita rasa jauh lebih tinggi sebagaimana hasil temuan dan kajian pihak Puslitkoka.

Maka sangatlah patit atau layak dilakukan pengembangan veritas kopi ini (Robusta) menjadi ikon-nya produk khas masyarakat Pidie yang lebih mendunia.

"Selama ini belum adanya sentuhan pengembangan yang maksimal dalam peningkatan cita rasa dimana masih ada unsur yang perlu diperhatikan yaitu pemetikan yang belum sepenuhnya biji masak oleh para petani sehingga pencapaian cita rasa menjadi tak sempurna," jelasnya.

Diyakini lewat branding ini juga akan memunculkan produk kopi robusta kopi Serambinya Aceh di Indonesia.

Maka upaya pemeribtah tentunya juga terus dilakukan upaya-upaya semaksimal mungkin agar cita-cita program pengembangan kopi khas Pidie ini tenrunya bisa dikembangkan pada 2020 mendatang.(*)

Polres Aceh Utara Telusuri Ganja Masuk Cabang Rutan Lhoksukon, Ini Inisial Sipir Diduga Terlibat

Jorge Lorenzo Beri Petunjuk Tentang Karier Masa Depan Usai Pensiun, ke Yamaha?

Tim Pelatih Garuda Select II Nilai Torino U-17 Tidak Seperti Klub Inggris

Detik-detik Kartu Merah Frenkie de Jong, Awal Bencana Bagi Barcelona

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved