Breaking News:

Berita Luar Negeri

Presiden AS Ancam Teheran, Akan Serang 52 Target Bila Iran Membalas

Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak serangan Drone Amerika Serikat terhadap perwira tinggi militer Iran, Mayor Ghasem Soleimani

Empat peluru kendali mengudara di sebuah kawasan gurun yang tak disebutkan di Iran. Foto ini diperoleh dari divisi publikasi Garda Revolusi, Sepah News.(SEPAH NEWS/ AFP PHOTO) 

SERAMBINEWS.COM - Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak serangan Drone Amerika Serikat terhadap perwira tinggi militer Iran, Mayor Ghasem Soleimani.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kemarin mengatakan bahwa AS telah menargetkan 52 lokasi Iran.

Trump mengatakan mereka akan menyerang jika Iran menyerang warga AS atau aset AS sebagai respons atas serangan drone AS yang menewaskan komandan militer Qassim Soleimani di Irak.

Trump tidak menunjukkan tanda-tanda berusaha mengurangi ketegangan yang muncul akibat serangan pada hari Jumat (3/1/2020) yang dia perintahkan.

Trump justru menegaskan ancaman keras pada Iran lewat Twitter.

China Ngotot Klaim Perairan Natuna, Ternyata Miliki Cadangan Minyak dan Gas Sangat Besar

Trump menulis bahwa Iran berbicara dengan sangat lantang mengenai target membidik aset AS untuk merespons tewasnya Soleimani.

Trump mengatakan bahwa AS telah menargetkan 52 lokasi Iran.

Sebagian merupakan, "Situs tingkat tinggi dan penting bagi Iran dan budaya Iran, dan target tersebut bersama dengan Iran AKAN DISERANG DENGAN SANGAT CEPAT DAN SANGAT KERAS,"  ungkap Trump lewat Twitter, Sabtu (4/1) waktu Washington.

Jika Perang Dunia 3 antara AS Vs Iran Terjadi, Siapa Menang? Ini Perbandingan Kekuatan Militer

Trump menambahkan bahwa AS tidak ingin ancaman lagi.

Dia menambahkan bahwa 52 lokasi yang ditargetkan oleh AS mewakili 52 orang AS yang disandera Iran setelah ditangkap di kedutaan AS di Teheran pada tahun 1979.

Halaman
123
Editor: Muhammad Hadi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved