Mahasiswi Inspiratif

Tasya, Mahasiswi yang Jago Bernyanyi, Gunakan YouTube dan Instagram untuk Asah Kemampuan

Tasya mulai belajar bernyanyi saat SD sekaligus bergitar secara otodidak. Dimana dirinya memilih berlatih gitar melalui buku.

Hand-over dokumen pribadi
Tasya Bintang Maharani 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Tasya Bintang Maharani kini tercatat sebagai mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara.

Namun di balik aktifitas dirinya sebagai mahasiswi, gadis kelahiran 6 Oktober 1999 atau 21 tahun lalu itu juga terus belajar bernyanyi, walaupun dasarnya Tasya sudah sempat beberapa kali meraih juara di sejumlah lomba olah vokal tersebut. 

Salah satu cara kini dirinya mengasah kemampuan vokal, yakni  dengan menggunakan Youtube dan Instagram.

Gadis yang tinggal di Hagu Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, menceritakan dunia tarik suara sudah disukainya sejak masih duduk dikelas 5 SD.

Saat itu dia mulai belajar bernyanyi sekaligus bergitar secara otodidak.Dimana dirinya memilih berlatih gitar melalui buku.

"Ada beberapa yang menyarankan saya untuk masuk sanggar seni atau kursus musik. Tapi saya lebih tertarik belajar melalui buku, menemukan keterampilan sendiri,” kata Tasya.

Saat merasa sudah memiliki kemampuan di bidang tarik suara, Tasya mulai memberanikan diri mengikuti beberapa ajang perlombaan di Lhokseumawe dan Sumatera Utara.

"Awal saya mengikuti lomba, memang tidak ada target apa pun. Hanya sekadar meramaikan saja dan menguji kemampuan, serta untuk pengalaman," ujarnya.

Namun seiring waktu, kesungguhan dirinya belajar olah vokal mulai menuai hasil. 

Tasya pernah meraih juara pertama kategori lagu islami pada Perlombaan Gebyar 1 Muharram 1434 H se-Kota Lhokseumawe pada 2012.

Pada tahun sama, ia juga menjadi pelaku seni terbaik di SMP Negeri 5 Lhokseumawe.

Sedangkan pada 2018, dia mendapatkan juara kedua vokal di Sosiologi Event Day Jilid 2 Universitas Malikussaleh.  

Kini Tasya memastikan terus berlatih olah vokal. Berlatih dengan menggunakan sosial media, seperti Youtube dan Instagram.

"Video bernyanyi, saya posting ke youtube dan Instagram dengan harapan adanya masukan-masukan dan kritikan dari nitizen," paparnya.

Walaupun dia mengakui juga adanya nitizen yang memberi komentar kejam. “Tapi harus sanggup di-bully, demi perkembangan saya dalam belajar olah vokal," pungkas Tasya.(*)

Derita Daratul Kayla, Bocah Miskin Asal Peureulak Ini Harus Segera Operasi Bedah Kepala

Harga Emas Kamis, 9 Januari 2020 - Harga Emas Antam Turun Rp 17.000, Berikut Rinciannya

Ular Kobra Ditemukan di Dalam Kloset Toilet, Melawan saat Dikeluarkan hingga Tubuhnya Terputus

Nelayan Pijay Bertahan 5 Jam Terombang Ambing di Laut, Sempat Pingsan hingga Dilarikan ke Puskesmas

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved