Aceh Hebat

Plt Gubernur Silaturahmi dengan Warga Aceh di Riau

Persatuan Masyarakat Aceh (Permasa) Riau itu juga membicarakan penyelesaian pembangunan gedung serbaguna sumbangan Pemerintah Aceh di Pekanbaru

Plt Gubernur Silaturahmi dengan Warga Aceh di Riau
For Serambinews.com
Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT, berbincang-bincang dengan tokoh dan warga Aceh saat bersilaturrahmi dengan masyarakat Melayu Riau asal Aceh di Pekanbaru, Sabtu (11/01/2020). 

Plt Gubernur Silaturahmi dengan Warga Aceh di Riau 

PEKAN BARU, SERAMBINEWS.COM - Pelaksana Tugas (Plt), Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, bertemu dengan puluhan tokoh masyarakat Aceh di Pekanbaru, Riau, Sabtu (11/1/2019) malam. 

Selain bersilaturahmi, pertemuan Plt bersama tokoh masyarakat Aceh yang terhimpun dalam perkumpulan Persatuan Masyarakat Aceh (Permasa) Riau itu juga membicarakan penyelesaian pembangunan gedung serbaguna sumbangan Pemerintah Aceh di Pekanbaru.

Gedung tersebut terletak di Jalan Akap, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Tampan,  di atas tanah seluas 5.000 m2 dan dilengkapi Asrama Aceh, ruang pertemuan Adat Aceh dan mushalla. 

Nova mengatakan, terkait penyelesaian gedung serbaguna tersebut dirinya berjanji akan menyampaikan amanah itu kepada mantan gubernur Aceh terdahulu, Zaini Abdullah, sekaligus meminta izin penyelesaian pembangunannya. 

Nova Hadiri Rakor Dana Bagi Hasil Sawit di Riau  

Sebab, gedung tersebut telah terhenti proses pembangunannya sejak 2014. Kondisi ini menyebabkan gedung tersebut tidak bisa digunakan. "Terlebih dahulu amanah ini akan saya sampaikan kepada Pak Zaini, untuk meminta izin melanjutkan pembangunannya," jelas Nova disambut antusias masyarakat Aceh.

Tokoh dan pengusaha Aceh yang juga mantan Kepala Kantor Wilayah Transmigrasi Riau dan Aceh, Iskandar Hoesin, meminta Pemerintah Aceh memperhatikan berbagai aset Aceh yang berada di luar, terutama gedung serbaguna milik Pemerintah Aceh itu.

Pemerintah akan Bangun Pusat Pendaratan Ikan Pidie Jaya pada 2021

Hal itu disampaikan Iskandar mengingat gedung serbaguna itu sudah lama terbengkalai. Padahal, baik masyarakat Aceh dan masyarakat di sekitar aset tersebut terbantu dengan adanya gedung itu untuk melaksanakan berbagai hajat.

"Kami mohon kepada Pemerintah Aceh untuk memberikan bantuan kepada aset Aceh itu, terutama penyelesaian pembangunan gedung serbaguna ini yang dulu disumbangkan pemerintah Aceh kepada masyarakat Aceh di Riau," jelas mantan Ketua Umum Persiraja tahun 1990-1993 itu. 

Putra Aceh Ini Terpilih Sebagai Ketua Umum Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Malaysia 2019-2020

Menurutnya, hal itu penting mengingat gedung tersebut sering dipakai oleh berbagai kalangan di Riau untuk berbagai keperluan, terutama maulid, pernikahan, dan kegiatan lainnya yang bersifat sosial dan keagamaan. (*) 

Editor: Hari Teguh Patria
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved