Berita Aceh Tamiang

Ancaman Abrasi Meluas, Warga Tanjung Seumantoh Minta Dinding Sungai Diperbaiki

Warga menuturkan setiap debit air meningkat, dinding sungai selalu tergerus sehingga mengancam permukiman penduduk.

Ancaman Abrasi Meluas, Warga Tanjung Seumantoh Minta Dinding Sungai Diperbaiki
For Serambinews.com
Mumammad Nur saat berbincang dengan masyarakat di Tanjung Seumantoh, Karangbaru, Aceh Tamiang, Senin (13/1/2020). Selain meminta dinding sungai Tamiang yang tergerus abrasi diperbaiki, warga juga minta bantuan alat pertanian. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Masyarakat Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karangbaru Aceh Tamiang berharap pemerintah daerah membenahi dinding sungai Tamiang agar tidak terus tergerus abrasi.

Warga menuturkan setiap debit air meningkat, dinding sungai selalu tergerus sehingga mengancam permukiman penduduk.

“Bila terus didiamkan, kami khawatir abrasi semakin meluas dan akan menimbulkan korban,” kata seorang warga, Senin (13/1/2020).

Keluhan ini secara resmi sudah dilaporkan warga kepada anggota DPRK Aceh Tamiang, Muhammad Nur ketika melakukan reses di kawasan itu pada Senin (13/1/2020) siang. Warga berharap M Nur bisa menjembatani keluhan ini kepada pemerintah daerah untuk mengambil solusi.

“Kami usulkan agar dibikin dinding secara permanen menggunakan paku bumi. Jadi kalau banjir tidak lagi tergerus,” lanjut Indra, warga lainnya.

Dalam kesempatan itu warga Tanjung Seumantoh yang didominasi petani juga berharap M Nur bisa memberikan solusi terkait keterbatasan alat pertanian.

Menteri Intelijen Israel Ancam Bunuh Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah, Batalkan Kunjungan ke Dubai

14 Januari, Prakiraan Cuaca Barat Selatan Aceh Cerah Berawan

Terkait Permintaan Warga Manggeng, Dinas Pertanian Abdya Siap Salurkan Bibit Padi Tahan Hama

Tanjung Seumantoh merupakan salah satu kawasan yang dijadikan daerah cetak sawah pada tahun lalu.

Sebelumnya warga di daerah ini bertani di kampung lain.

“Setidaknya kami butuh alat pemotong padi biar proses memanen bisa lebih cepat,” ucap warga.

Menanggapi keluhan itu, M Nur akan meneruskan keluhan itu agar bisa direalisasikan pada tahun 2021. Menurutnya apa yang dikeluhkan warga masih dalam tahap wajar dan memang butuh perhatian pemerintah.

“Apa yang dikeluhkan warga sangat wajar karena ini menyangkut keselamatan hidup dan perekonomian. Kami akan mencoba merealisasikan keluhan ini,” kata politisi Demokrat ini.

Terpisah, Sekretaris DPRK Aceh Tamiang Syuibun Anwar menjelaskan reses anggota DPRK Aceh Tamiang dimulai Senin (13/1/2020) dan berlangsung hingga enam hari kerja ke depan.

Seluruh aspirasi masyarakat akan ditampung legislatif untuk diperjuangkan pada tahun 2021.

“Hasil reses ini nanti akan dibahas di Musrenbang Kampung, nanti setelah naik ke tingkat Kecamatan, anggota dewan turun lagi (reses) mengawal hingga tingkat kabupaten,” jelas Syuibun. (*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved