Gadis Aceh Hilang di Malaysia

Ketua YARA Minta Polda Usut Kasus Gadis Aceh Utara Diduga Korban Human Trafficking di Malaysia

Safaruddin menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Senin (13/1/2020) disela-sela mendampingi Nurdin (70) ayah Syafridawati, membuat laporan

Ketua YARA Minta Polda Usut Kasus Gadis Aceh Utara Diduga Korban Human Trafficking di Malaysia
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Ketua YARA, Safaruddin mendampingi Nurdin, ayah Syafridawati membuat laporan polisi di Polda Aceh, Senin (13/1/2020). 

Safaruddin menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Senin (13/1/2020) disela-sela mendampingi Nurdin (70) ayah Syafridawati, membuat laporan ke Polda Aceh, Senin (13/1/2020).

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin meminta Polda Aceh mengusut kasus dugaan perdagangan manusia (human trafficking) atas korban Syafridawati. 

Safaruddin menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Senin (13/1/2020) disela-sela mendampingi Nurdin (70) ayah Syafridawati, membuat laporan ke Polda Aceh, Senin (13/1/2020).

Syafridawati adalah gadis asal Gampong Krueng Lingka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara yang  menghilang di Malaysia.

Didampingi YARA, Nurdin membuat laporan atas namanya dengan nomor STTLP/17/I/YAN.2.5/2020 SPKT.

Laporan itu diterima oleh Brigadir Aulia Syukur di bagian SPKT Polda Aceh.

Ia melapor Mutia yang juga warga di desanya.

Tolak Berhubungan Badan, Suami Kejar Istri Siri, Jatuh di Sawah Langsung Dibacok Berkali-kali

Ini Jumlah Dana yang Sudah Digunakan untuk Pembangunan Gedung DPRK Aceh Utara di Lhoksukon

Mutia orang yang membujuk Syafridawati untuk berangkat ke Malaysia pada 2015 lalu.

Namun sayang, kini Syafridawati tak diketahui rimbannya.

Halaman
1234
Penulis: Subur Dani
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved