Kamis, 4 Juni 2026

Berita Aceh Timur

Pantau Kelayakan, Dinsos Aceh dan Aceh Timur Tempel Stiker di Rumah Penerima PKH

“Karena itu dengan telah ditempelnya stiker di rumah penerima PKH ini, mari sama-sama kita monitoring penerima itu (rumahnya distempel stiker)

Tayang:
Penulis: Seni Hendri | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ SENI HENDRI
Asisten I Setdakab Aceh Timur, Syahrizal Fauzi SSTP MAP, didampingi Kasi Jaminan Sosial Keluarga Dinsos Aceh, Siti Khotijah, Kadissos Aceh Timur, Ir Elfiandi, para kabid, Saharani, Iskandar, TKSK, dan pendamping PKH, menempel stiker di rumah penerima bantuan PKH, di Gampong Seuneubok Teugoh Peudawa Puntong, Aceh Timur, Selasa (14/1/2020). 

“Karena itu dengan telah ditempelnya stiker di rumah penerima PKH ini, mari sama-sama kita monitoring penerima itu (rumahnya distempel stiker) layak atau tidak menerima bantuan PKH. Jika memang tidak layak masyarakat bisa melaporkannya ke Dinsos Aceh Timur, yang nantinya petugas PKH, didampingi koordinator akan turun ke lapangan melakukan verifikasi,” jelas Siti Khotijah.

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI – Pemkab Aceh Timur, bekerjasama dengan Dinsos Aceh, menempelkan stiker bertulisan 'Keluarga Tidak Mampu Penerima Bantuan PKH.

Stiket tersebut, ditempel di rumah-rumah penerima bantuan program keluarga harapan (PKH) di Aceh Timur.

Penempelan perdana secara simbolis dilakukan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Aceh Timur, Syahrizal Fauzi SSTP MAP.

Didampingi Kadissos Aceh, diwakili Kasi Jaminan Sosial Keluarga Siti Khotijah, dan Kadissos Aceh Timur, Ir Elfiandi.

Penempelan stiker dilakukan di dua rumah penerima PKH di Gampong Seuneubok Teugoh Peudawa Puntong Selasa (14/1/2020).

Prosesi penempelan stiker itu juga disaksikan oleh Kabid Linjamsos, dan Rehabsos Dinsos Aceh Timur, Saharani, Iskandar,  TKSK, dan pendamping PKH Aceh Timur.

Dinas Lingkungan Hidup Tambah Mobil Truk Angkut Sampah dan Mobil Tangki di Gayo Lues, Ini Jumlahnya

Kadissos Aceh diwakili Kasi Jaminan Sosial Keluarga Siti Khotijah mengatakan, penempelan stiker pada rumah penerima bantuan PKH ini berdasarkan permintaan Dinsos dari 17 kabupaten kota se - Aceh.

Pada rakor 2018 lalu.

Hal ini, jelas Siti Khotijah, merupakan upaya pemerintah menyahuti keluhan publik.

Terkait beredarnya isu selama ini.

Bahwa bantuan PKH, disalurkan banyak tidak tepat sasaran.

“Karena itu dengan telah ditempelnya stiker di rumah penerima PKH ini, mari sama-sama kita monitoring penerima itu (rumahnya distempel stiker) layak atau tidak menerima bantuan PKH. Jika memang tidak layak masyarakat bisa melaporkannya ke Dinsos Aceh Timur, yang nantinya petugas PKH, didampingi koordinator akan turun ke lapangan melakukan verifikasi,” jelas Siti Khotijah.

Konflik Nelayan dengan Buaya di Aceh Singkil belum Ada Solusi

Harapan lainnya, dengan ditempelnya stiker ini, penerima PKH yang selama ini merasa layak menerima PKH, padahal tidak layak muncul rasa malu pada dirinya.

Serta kesadaran untuk keluar dari penerima PKH.

Namun demikian, jelas Siti Khotijah, karena upaya petugas PKH mengeluarkan penerima yang tidak layak dari daftar penerima PKH riskan mendapatkan ancaman di lapangan.

Karena itu, Muspika dan perangkat desa diharapkan dapat membantu petugas PKH.

Dalam memasang stiker nantinya.

“Karena dengan ditempelnya stiker ini, nantinya akan nampak penerima PKH yang tidak tepat sasaran. Karena itu, mohon dukungan dari Muspika dan perangkat desa,” harap Siti Khotijah.

Adapun keluarga yang layak menerima bantuan PKH, jelas Siti Khotijah, yaitu keluarga miskin dan rentan.

Sesuai  13 kriteria miskin dari BPS.

Tiap Hari Ada Jadwal Penerbangan di Bandara Malikussaleh Aceh Utara, Cek Jadwalnya Disini

Jika nantinya terdapat penerima PKH yang dikeluarkan, ungkap Siti Khotijah, pihaknya tetap berupaya agar kouta penerima PKH di setiap kabupaten/kota tidak dialihkan ke provinsi lain.

Sebaliknya, tetap dialihkan kepada penerima yang layak di kabupaten/kota masing-masing.

Karena sejauh ini, baru 17 kabupaten/kota di Aceh yang mengajukan pemasangan stiker.

Karena itu saat ini, sejumlah kabupaten/kota lainnya juga sedang mengusulkan pemasangan stiker.

“Kita berharap dengan pemasangan stiker ini, angka kemiskinan di Aceh dapat turun seperti yang diharapkan. Karena data penerima bantuan PKH yang dikeluarkan nantinya akan dikeluarkan juga dari Basis Data Terpadu (BDT), sehingga angka kemiskinan akan berkurang,” ungkap Siti Khotijah,seraya mengharapkan, semua pilar Dinsos agar saling membantu mewujudkan program ini.

Sementara itu, atas nama Pemkab Aceh Timur, Asisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Aceh Timur, Syahrizal Fauzi SST MAP, mengucapkan terimakasih kepada Dinsos Aceh yang telah membantu Dinsos Aceh Timur.

Dalam menjalankan program pengurangan angka kemiskinan melalui program PKH.

“Kami berharap program ini terus berjalan, sehingga tujuan Aceh Timur untuk menurunkan angka kemiskinan dapat terwujud. Karena itu kita harapkan pendamping PKH, terus membangun koordinasi dengan baik dengan Dinsos Aceh Timur, maupunu Dinsos Provinsi Aceh,” pinta Syahrizal. (*)

Ruas Jalan Cot Teube Gandapura - Cot Kruet Makmur Rusak Parah, Begini Kondisinya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved