Berita Aceh Tamiang

Damkar Aceh Tamiang Bentuk Tim Gaul, Khusus Menanggulangi Ular di Permukiman Penduduk

Pembentukan tim yang terdiri atas enam orang ini dilandasi fakta semakin seringnya tim damkar menerima panggilan darurat mengevakuasi ular.

Damkar Aceh Tamiang Bentuk Tim Gaul, Khusus Menanggulangi Ular di Permukiman Penduduk
For Serambinews.com
Tim damkar Aceh Tamiang saat mengevakuasi ular kobra dari halaman rumah penduduk di Karangbaru, kemarin. Maraknya penanggaulangan ular ini memaksa tim damkar membentuk unit khusus penanggulangan ular (Gaul). 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Tim pemadam kebakaran Aceh Tamiang membentuk unit baru yang dinamai Tim Gaul atau singkatan dari Penanggulangan Ular.

Pembentukan tim yang terdiri atas enam orang ini dilandasi fakta semakin seringnya tim damkar menerima panggilan darurat mengevakuasi ular.

Dalam bulan ini saja, tim penjinak api sudah dua kali dilibatkan menangkap ular kobra yang bersarang di halaman rumah penduduk.

“Sebenarnya bukan cuma ular. Beberapa waktu lau kami juga dipanggil untuk mengevakuasi sarang lebah di TK Kampung Tanjungrambut,” kata Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Kebakaran BPBD Aceh Tamiang, Muhammad Husni, Rabu (15/1/2020).

Husni memastikan enam petugas pemadam kebakaran yang dilebur ke dalam tim Gaul memiliki skil yang cukup baik, meski sejauh ini belum pernah menjalani pelatihan penganggulangan ular maupun lebah.

Ular Kobra Teror Warga di Aceh Tamiang, Sebulan Terakhir Sudah Dua Kobra Ditangkap Petugas BPBD

Ular Kobra Bersarang di Rumah Warga, Tim Damkar Aceh Tamiang Turun Tangan

Penjinak Ular Ini Dipanggil untuk Meringkus King Kobra, Begini Nasibnya saat Nekat Cium Ular Kobra

“Mereka belajar otodidak, dari youtube. Tapi saya yakin mereka mampu, karena sekarang ini mereka udah bisa membedakan jenis ular dan jenis kelaminnya,” lanjut Husni.

Namun yang menjadi persoalan, tim ini belum dibekali peralatan evakuasi yang memadai. Selama ini proses evakuasi ular hanya dilakukan dengan alat seadanya.

Bahkan petugas terpaksa menggunakan kaca mata las sebagai pelindung mata dari semburan bisa kobra.

“Saya sangat mengapresiasi kerja tim, karena mereka tetap menjalankan tugas meski tidak didukung peralatan memadai. Ke depan kami akan mencoba mengadakan peralatan ini agar kerja kawan-kawan bisa lebih maksimal,” ujar Husni.

Rencananya dalam waktu dekat ini tim Gaul akan dibekali masing-masing dua pasang pakaian evakuasi ular dan lebah.

Meski belum memadai, keberadaan pakaian ini diharap Husni menjadi motivasi timnya untuk menjalankan tugas lebih baik lagi. (*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved