Berita Pidie

Abusyik Serahkan Pagu Gampong di Pidie Totalnya Rp 717,26 M, Gampong Mane Tertinggi Capai Rp 2,5 M

Gampong Mane, Kecamatan Mane tercatat gampong paling tinggi menerima APBG mencapai Rp 2.509.995.920.

Abusyik Serahkan Pagu Gampong di Pidie Totalnya Rp 717,26 M, Gampong Mane Tertinggi Capai Rp 2,5 M
For Serambinews.com
Bupati Pidie, Roni Ahmad menyerahkan pagu indikatif APBG 2020 yang diterima Camat Indrajaya, Fahmi, di Gedung PCC, Kamis (16/1/2020). FOR SERAMBINEWS.COM 

Gampong Mane, Kecamatan Mane tercatat gampong paling tinggi menerima APBG mencapai Rp 2.509.995.920.

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Bupati Pidie, Roni Ahmad SE atau Abusyik menyerahkan pagu Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) tahun 2020 untuk 730 gampong mencapai Rp 717.260.612.550.

Penyerahan pagu tersebut diterima 23 camat di Gedung Serbaguna Pidie Convention Center (PCC), Kamis (16/1/2020).

Gampong Mane, Kecamatan Mane tercatat gampong paling tinggi menerima APBG mencapai Rp 2.509.995.920.

Sementara Gampong Mee, Kecamatan Peukan Baro paling rendah menerima APBG 2020 Rp 887.745.720.

Jika Masih Kesempatan Hidup, Ini yang Akan Dilakukan Terdakwa Tuntutan Hukukan Mati di Aceh Singkil

Kasus Chat Mesum, Ketua Panwaslih Subulussalam Non Aktif dan Selingkuhannya Divonis 30 Kali Cambuk

Donald Trump Sebut Pembunuhan Jenderal Iran Demi Hentikan Perang, Tapi Nyatanya Tak Semudah Itu

Untuk diketahui, tahun 2019 pagu indikatif diterima 730 gampong sebesar Rp 612.780.329.046.

" Tahun 2020 merupakan tahun keenam, gampong menerima APBG.

Pengelolaan APBG 2020 harus lebih nyata untuk meningkatkan kesejahteraan gampong," tegas Bupati Pidie, Roni Ahmad, dalam pidatonnya di Gedung Serbaguna, Kamis (16/1/2020).

Ia menyebutkan, dana gampong harus mampu mengurangi angka kemiskinan. Juga dialokasikan untuk pembangunan rumah duafa.

" Dana gampong harus dialokasikan untuk menggenjot ekonomi masyarakat dengan memberikan modal usaha," jelasnya.

Ia menyebutkan, dirinya minta kepada aparatur gampong yang terlibat mengelola dana tersebut, agar lebih transparan.

" APBG bukan untuk menumpuk kekayaan bagi aparatur gampong. Akan tetapi, untuk mensejahterahkan masyarakat," tegasnya.

Tak hanya itu, kata orang nomor satu di Pidie, gampong tidak terpecah belah, hanya gara-gara APBG. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved