Berita Pidie

Keluarga Miskin di Pidie Bikin Miris, Anak Didera Lumpuh, Gizi Buruk dan Epilepsi, Ayah Sesak Nafas

Kondisi Mustafa (12) bikin miris yang kini didera lumpuh, gizi buruk dan penyakit epilepsi atau ayan

Keluarga Miskin di Pidie Bikin Miris, Anak Didera Lumpuh, Gizi Buruk dan Epilepsi, Ayah Sesak Nafas
FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua MRI Pidie, Syahrul Fuadi (kiri) memperlihat kondisi Mustafa digendong ibunya di Gampong Jurong Baro, Kecamatan Glumpang Baro, Pidie 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Kondisi Mustafa (12) bikin miris yang kini didera lumpuh, gizi buruk dan penyakit epilepsi atau ayan.

Bocah miskin tersebut, setiap saat harus digendong ibunya Nurma yang tinggal di Gampong Jurong Baro, Kecamatan Glumpang Baro, Pidie.

Ayah kandung Mustafa menderita sesak nafas sehingga tidak bisa bekerja.

Sehingga Nurma yang menjadi tulang punggung keluarga yang bekerja sebagai buruh tani.

Anggota DPRA Mengaku Terkejut Dengar Anggaran Pelatihan Capai Setengah Triliun

Meski pemerintah menyediakan berobat gratis, tapi Nurma tidak bisa membawa Mustafa secara rutin ke rumah sakit, lantaran terbentur dengan biaya transportasi.

Nurma menceritakan Mustafa yang kini mengalami lumpuh, gizi buruk dan epilepsi.

Kisah itu disampaikan Nurma kepada Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) mengantar sembako.

MRI terdiri dari Syahrul Fuadi (Ketua MRI Pidie), Afdhalul Rahman (Sekjen MRI Pidie) Feri Ananda (Ketua MRI Indrajaya), Rosnita, Widya Mauliza dan Hilmatun Nisa.

" Penyakit yang didera Mustafa bermula Mustafa saat berusia 8 tahun secara tiba-tiba sakit demam panas," ungkap Nurma mengawali ceritanya, Rabu (15/1/2020).

Menhan Pantau Kasus Asabri, Prabowo Ingin Pastikan Dana Prajurit TNI Aman

Ia menjelaskan, saat itu Nurma tidak maksimal mengobati buah hatinya, akibat terganjal dengan biaya transportasi.

"Kami orang miskin pak tidak punya uang membawa anak kami dan suami saya sakit," kata Nurma yang terlihat sedih.

Ketua MRI Pidie, Syahrul Fuadi kepada Serambinews.com, Rabu (15/1/2020) mengatakan, dirinya sangat prihatin melihat kondisi Mustafa dan keluarganya.

" MRI membantu sembako dari bantuan relawan," jelasnya.

Syahrul menambahkan, ia meminta kepada Pemkab Pidie untuk memperhatikan Mustafa yang mendera lumpuh, gizi buruk dan epilepsi. (*)

Pemkab Pidie Siapkan Gaji Rp 12 M untuk CPNS Baru

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved