Sabtu, 16 Mei 2026

Berita Malaysia

Eks Kombatan GAM Tripoli Meninggal Dunia di Malaysia, Mualem dan Tokoh Aceh Bertakziah

Juhari Bin Daud, mantan kombatan GAM yang pernah menempuh pendidikan militer di Libya, meninggal dunia pada 14 Januari 2020.

Tayang:
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
KOLASE SERAMBINEWS.COM/Facebook Boihaki S
Foto kiri almarhum Juhari Bin Daud. Foto kanan, mantan Panglima GAM Muzakir Manaf (Mualem) bersama istri dan anak Juhari Bin Daud, saat bertakziah di Kampung Baru Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (16/1/2020). Juhari Bin Daud, mantan kombatan GAM yang pernah menempuh pendidikan militer di Libya, meninggal dunia pada 14 Januari 2020, di Hospital Kuala Lumpur, Malaysia. 

SERAMBINEWS.COM – Kabar duka kembali datang dari negeri jiran Malaysia.

Juhari Bin Daud, mantan kombatan GAM yang pernah menempuh pendidikan militer di Libya, meninggal dunia pada 14 Januari 2020.

Kabar duka itu disampaikan oleh Boihaki S, anggota Komunitas Melayu Aceh Malaysia (KMAM) Jumat (17/1/2020).

Boihaki menyebut, pada Kamis (16/1/2020), mantan Panglima GAM Muzakir Manaf dan sejumlah tokoh Aceh di Malaysia telah bertakziah ke rumah almarhum Juhari, di Kampung Baru-Kuala Lumpur Malaysia.

mantan Panglima GAM Muzakir Manaf dan sejumlah tokoh Aceh di Malaysia telah bertakziah ke rumah almarhum Juhari Bin Daud, di Kampung Baru-Kuala Lumpur Malaysia, Kamis (16/1/2020). Juhari Bin Daud, mantan kombatan GAM yang pernah menempuh pendidikan militer di Libya, meninggal dunia pada 14 Januari 2020, di Hospital Kuala Lumpur, Malaysia.
mantan Panglima GAM Muzakir Manaf dan sejumlah tokoh Aceh di Malaysia telah bertakziah ke rumah almarhum Juhari Bin Daud, di Kampung Baru-Kuala Lumpur Malaysia, Kamis (16/1/2020). Juhari Bin Daud, mantan kombatan GAM yang pernah menempuh pendidikan militer di Libya, meninggal dunia pada 14 Januari 2020, di Hospital Kuala Lumpur, Malaysia. (SERAMBINEWS.COM/Handover)

Boihaki mengatakan, almarhum Juhari Bin Daud berasal dari Gampong Turucok Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen.

“Almarhum adalah sahabat seperjuangan Mualem, sama-sama tentara lulusan Tripoly Jamahirrya Libya, angkatan tahun 87- 88,” kata Boihaki.

Selama ini, almarhum Juhari Bin Daud menetap di Kampung Baru Kuala Lumpur, bersama istri dan seorang putri yang telah gadis.

Rumah itu berstatus sewa dengan harga RM 800 (Rp 2,7 juta) per bulan.

Derita TKW Aceh di Malaysia, 15 Tahun Merantau ke Negeri Jiran, Pulang Kampung dengan Kondisi Lumpuh

DPRA Sahkan Susunan Anggota AKD, Minus dari Fraksi Demokrat, Golkar, dan PPP

Juhari Bin Daud meninggal dunia pada tanggal 14 Januari 2020 di Hospital Kuala Lumpur pukul 7.48 malam.

Jenazah sudah dikebumikan di Tanah Perkuburan Islam Taman Selasih Kuala Lumpur.

“Sebelum meninggal beliau mengalami penyakit kencing manis atau diabetes dan dirawat di RS Kuala Lumpur selama hampir setengah tahun,” kata Boihaki.

Saat berkunjung ke rumah almarhum, Mualem menerima permohonan dari istri Juhari Bin Daud, agar dibangunkan satu rumah bantuan, jika kelak tidak bisa lagi tinggal di Malaysia.

“Karna selama ini istri almarhum tinggal di Malaysia dengan visa ikut suami,” kata Boihaki.

Ia menambahkan, Mualem merasa terharu mendengar riwayat penyakit diabetes yang dialami oleh rekan seperjuangannya itu.

Penyakit diabetes itu membuat kaki Juhari Bin Daud harus diamputasi hingga menghembuskan nafas terakhir.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved