Berita Aceh Timur
Pernikahan Beda Negara, Ibunya Dipulangkan ke Kamboja, Dua Bocah di Aceh Timur Diasuh Neneknya
“Tergantung ibunya, jika sayang anak mungkin saja dia kembali. Namun, saya siap mengasuh kedua cucu saya ini,” aku Aminah.
Penulis: Seni Hendri | Editor: Nurul Hayati
“Tergantung ibunya, jika sayang anak mungkin saja dia kembali. Namun, saya siap mengasuh kedua cucu saya ini,” aku Aminah.
Laporan Seni Hendri | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI – Aminah (47) adalah nenek dari dua bocah yang ditinggal ibunya Chum Sreyphalla (29) karena terpaksa dipulangkan ke Negara asalnya Kamboja, Selasa (14/1/2020) lalu.
Muhajir (32) anak tertua Aminah menikah dengan Chum Sreyphalla tahun 2014 lalu di Malaysia.
Saat sama-sama menjadi TKI.
“Saat itu agamanya Budha. Setelah ia mau masuk Islam dan mengucapkan syahazat di sana, lalu kami menikah di Malaysia, yang kemudian dikarunia dua anak Muhammad Iqbal (4), dan Nur Afridar (2),” ungkap Muhajir.
Setelah masuk Islam, Chum Sreyphalla berubah nama menjadi Nur Aini.
Anakanya M Iqbal, jelas Muhajir, lahir di Malaysia.
• Tim PPKKGL Musnahkan 4 Ton Kayu Hasil Penebangan Ilegal di hutan Taman Nasional Gunung Leuser Agara
Sedangkan Nur Afridar,lahir di Gampong Seuneubok Johan, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.
Mereka kembali ke Aceh tahun 2018, saat mengandung Nur Afridar.
Setiba di Aceh, jelas Muhajir, ia tinggal satu rumah bersama ibunnya Aminah, di Gampong Seuneubok Johan, Ranto Peureulak, Aceh Timur.
Kondisi rumah berkontruksi kayu milik Aminah, ini dihuni 11 orang.
Pascapulang ke Aceh, Muhajir belum memiliki pekerjaan tetap.
Baik ibunya Aminah, maupun dirinya, bekerja sebagai buruh di tempat warga di gampongnya itu.
Sedangkan, sang istri selama bersamanya di Aceh, hanya sebagai ibu rumah tangga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/keluarga-wanita-aceh-yang-di-kamboja.jpg)