Berita Bireuen
Rumah Penerima PKH Bireuen Dipasang Stiker, Begini Respon Pemilik Rumah
Sejak dua minggu lalu tim pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Bireuen di berbagai kecamatan bersama camat dan unsur lainnya turun ke desa
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM - Sejak dua minggu lalu tim pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Bireuen di berbagai kecamatan bersama camat dan unsur lainnya turun ke desa-desa.
Sasarannya adalah rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk dipasang stiker dimana rumah tersebut adalah termasuk keluarga yang dibantu pemerintah.
“Kami dari tim pendamping PKH bersama camat Jeunieb, Danramil Jeunieb, Polsek Jeunieb serta perangkat desa ingin memasang stiker PKH, karena ibu (pemilik rumah tersebut) salah satu penerima program PKH di desa ini,” ujar M Amin selaku koordinator PKH Jeunieb saat bertandang ke rumah Suharni (40) di Desa Meunasah Keutapang, Jeunieb Bireuen, Kamis ( 16/01/2020).
• Istri Korban Minta Hakim Hukum Berat Pembunuh Suaminya, Istri Pelaku Akui Ada Hubungan Spesial
Pemilik rumah, yaitu Suherni dengan wajah senyum dan senang mempersilakan stiker tersebut dipasang di pintu rumahnya.
Rumah yang ditempati merupakan peninggalan orang tuanya ditempati bersama suami dan tiga anaknya masih kecil.
Suaminya bernama Said Adnan sudah pergi ke sawah.
Rumah panggung kontruksi kayu, bagian dinding sudah lapuk, begitu juga atap, daun jendela juga mulai rusak.
Suherni kepada Serambinews.com mengatakan, ia tahun lalu juga mendapat program serupa dan tahun ini juga diperoleh.
• Wanita Ini Pukul Pacarnya hingga Tewas, Mengaku Marah Dipaksa Berhubungan Intim
Bantuan yang diterimanya adalah untuk biaya pendidikan anak sekolah yang berjumlah tiga orang masing-masing Syarifah (6), Cut Humaira (10) dan Said Febrian Abubakar (13).
Dora Ramadhani selaku pendamping PKH Jeunieb mengatakan, Suherni menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk biaya pendidikan anaknya.
“Induk program PKH, namun jenis bantuan yang diterima masing-masing penerima berbeda sesuai dengan tingkat kehidupannya, misalnya biaya anak sekolah, biaya melahirkan, bantuan biaya hidup,” ujar Dora.
Usai di rumah tersebut, tim bergerak ke rumah Fatimah di desa yang sama, kondisi rumah sudah lapuk, suami Fatimah bernama Abubakar sudah pergi memanjat kelapa.
“Bapak sudah pergi memanjat kelapa, silakan pasang Pak,” ujar Fatimah dengan rasa gembira karena menerima masih tercatat sebagai penerima program tersebut sambil mencari kain lap untuk membersihkan papan dinding rumah yang sedikit kotor tempat penempelan stiker.
• Video Amatir Gajah Liar Masuk Pekarangan Sekolah di Bener Meriah, Siswa Penasaran Ingin Mendekat
Camat Jeunieb, M Yusuf S Sos yang didampingi Danramil Jeunieb, Kapten Inf M Nasir serta anggota Polsek Jeunieb mengatakan, pemasangan stiker dilakukan secara simbolis dan berlanjut ke seluruh penerima program
PKH di Jeunieb yang berjumlah 1.718 kepala keluarga.
Pemsangan stiker dilakukan secara simbolis dan dilanjutkan tim pendamping, tenaga sosial kecamatan ke rumah-rumah yang terdaftar dalam program tersebut.
Pemasangan stiker, kata camat, yang didampingi koordinator pendamping untuk memastikan rumah-rumah penerima bantuan tersebut dan bagian dari evaluasi serta monitoring lanjutan.
Bagi penerima program PKH bila menolak stiker dipasang, maka dianjurkan untuk membuat surat permohonan keluar dari program tersebut.
“Tahun lalu ada warga penerima program tersebut menolak stiker dipasang karena mungkin merasa malu dengan tingkat kehidupannnya, maka warga tersebut dikeluarkan dari program PKH atau tidak menerima
manfaaat dari program tersebut,” ujarnya.
• Fakta Meninggalnya Bupati asal Papua, Sempat Hubungan Intim, Penyakit Jantung, Ikut Rakernas PDIP
Stiker juga bagian dari evaluasi, artinya masyarakat melihat sendiri tentang kelayakan mendapatkan bantuan PKH, dimana setiap rumah dipasang stiker .
Stiker tersebut bertuliskan Keluarga Pra Sejahtera, benar dan layak menerima bantuan sosial.
Kemudian dituliskan sudah terdaftar dalam data basis terpadu (BDT) dan penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Kemudian dituliskan pada kolom khusus dan diconteng menurut jenis bantuan yaitu bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bantuan Usaha Ekonomi Produktif ( EUP), bantuan
Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE).
“Kalau sebagai penerima bantuan PKH, maka kolom PKH yang diconteng,” ujar Dora.
• Kasdam IM Buka Lomba Berburu Babi Hutan di Aceh Barat, Bantu Petani Basmi Hama Pengganggu
Tulisan lainnya adalah “Ya Allah Sejahterakanlah Saudara Kita,” pada bagian bawah diingatkan, stiker dipasang pada tempat yang mudah dilihat oleh masyarakat umum.
Apabila mencabut dan memindahkan, merusak stiker tanda penerima PKH akan dikeluarkan dari daftar keluarga penerima manfaat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penerima-program-pkh-di-desa-meunasah-keutapang-jeunieb-bireuen.jpg)