Breaking News:

Pemimpin Tinggi Iran Pimpin Salat Jumat Pertama Kalinya dalam 8 Tahun, Kecam dan Sebut Amerika Badut

Salat Jumat di Teheran ini dihadiri ratusan ribu warga muslim Iran yang masih berduka atas kematian Jenderal Qassem Soleimani.

Editor: Amirullah
Youtube Global News
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Pimpin Salat Jumat di Teheran (17/1/2020) unruk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun, Singgung Amerika saat Khotbah 

Situasi makin diperparah saat militer Iran tak sengaja menembak pesawat komersil Ukraina di Teheran yang dikira pesawat musuh.

Sebanyak 176 orang tewas dalam kecelakaan tersebut, termasuk 82 orang warga negara Iran.

Penembakan pesawat sipil oleh tentara Iran tersebut memicu aksi protes segelintir pengunjuk rasa yang turun ke jalan di Teheran.

Pengunjuk rasa yang berubah menjadi protes anti-pemerintah mendesak Khamenei untuk mundur.

Namun, lautan massa dalam Salat Jumat kemarin, seakan menegaskan mayoritas rakyat Iran tetap mendukung pemerintah dan Wali Faqih (kepemimpinan ulama--Red) dalam Republik Islam Iran.

Dalam khotbah Jumat (17/1/2020) kemarin, Khamenei mendeskripsikan kematian Soleimani sebagai mati syahid dan serangan balasan Iran pada Amerika adalah "tindakan Tuhan, bukan manusia".

()

Ayatollah Ali Khamenei memimpin sholat Jumat di Teheran (YouTube Global News)

Serangan pembalasan tersebut, bagi Khamenei, telah cukup "menampar" Amerika.

"Apa yang terjadi bukanlah hasil aksi manusia mana pun, melainkan tangan Tuhan," ujar Khamenei.

"Hari di mana rudal [Pengawal Revolusi Iran] menghujani pangkalan Amerika, itu juga hari Yang Mahakuasa."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved